Ahok Vs DPRD Berlanjut, Begini Saran LSM Anggaran

Reporter

Editor

Grace gandhi

Jumat, 6 Maret 2015 06:41 WIB

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Pijar Indonesia, membentangkan poster `Save Ahok`, sebagai bentuk dukungannya kepada Gubernur DKI Basuki T. Purnama di Balai Kota Jakarta, 3 Maret 2015. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Centre for Budget Analysis Uchok Sky Khadafi mengatakan tak ada pilihan lain bagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk berdamai dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Sebab, untuk meloloskan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta 2015, Basuki harus meminta persetujuan dari DPRD.

"Sesuai aturannya, Ahok memang harus meminta persetujuan dari DPRD," kata Uchok ketika dihubungi Tempo, Kamis, 5 Maret 2015.

Menurut Uchok, jika nekat tak mau meminta persetujuan DPRD, anggaran DKI Jakarta bakal semakin kacau. Sebab, tuduhan awal Ahok tentang anggaran siluman bakal berubah menjadi APBD siluman. Dan, sesuai prosedur, anggaran yang diajukan Ahok menyalahi aturan. "Kalau ada apa-apa giliran Ahok yang akan disalahkan," ujarnya.

Karena itu, Uchok meminta Ahok bisa menahan diri untuk menemukan solusi anggaran DKI Jakarta. Jika berlarut-larut, DKI Jakarta tak bisa mencairkan anggaran 2015. Hasilnya, DKI Jakarta tetap akan menggunakan sisa anggaran 2014.

"Untuk belanja pegawai memang masih bisa diatasi (menggunakan sisa anggaran 2014), tapi untuk proyek 2015 tak ada anggarannya," kata Uchok.

Upaya mediasi antara DPRD dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Kementerian Dalam Negeri, Kamis, 5 Maret 2015, menemui jalan buntu. Salah satu peserta di ruangan itu menuturkan deadlock terjadi saat Gubernur Ahok mencoba mengklarifikasi soal pengadaan UPS kepada Wali Kota Jakarta Barat Anas Efendi. Setelah Anas berdiri, DPRD mulai ramai merespons tindakan Ahok dan meminta jajaran satuan kerja perangkat daerah untuk mengklarifikasi soal pengadaan anggaran-anggaran yang tak jelas.

Mediasi lantas jadi tak kondusif. Beberapa anggota Dewan pun terdengar melontarkan umpatan kasar di dalam ruangan. Ahok lalu meninggalkan ruangan.

INDRA WIJAYA

Berita terkait

Ahok Kritik Penonaktifan NIK KTP Jakarta: Jangan Merepotkan Orang

7 jam lalu

Ahok Kritik Penonaktifan NIK KTP Jakarta: Jangan Merepotkan Orang

Bulan lalu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mengajukan penonaktifan terhadap 92.493 NIK warga Jakarta ke Kemendagri.

Baca Selengkapnya

Cerita Ahok Soal Ide Bangun Parkir Bawah Tanah Monas untuk Atasi Kemacetan Jakarta

10 jam lalu

Cerita Ahok Soal Ide Bangun Parkir Bawah Tanah Monas untuk Atasi Kemacetan Jakarta

Mantan Gubernur DKI Jakarta Ahok mengatakan konsep tempat parkir bawah tanah Monas ini sempat masuk gagasannya.

Baca Selengkapnya

Hadiri Penetapan Caleg Terpilih di Solo, Gibran Berharap Bisa Merangkul Semua Kekuatan Politik

1 hari lalu

Hadiri Penetapan Caleg Terpilih di Solo, Gibran Berharap Bisa Merangkul Semua Kekuatan Politik

Gibran berharap Pemerintah Kota Solo dapat menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh anggota DPRD.

Baca Selengkapnya

4 Wajah Lama Ini Kembali Muncul dalam Bursa Bakal Calon Gubernur Pilkada 2024

3 hari lalu

4 Wajah Lama Ini Kembali Muncul dalam Bursa Bakal Calon Gubernur Pilkada 2024

Sejumlah nama bakal calon gubernur di Pilkada 2024 sudah mulai bermunculan, termasuk 4 wajah lama ini. Siapa saja mereka?

Baca Selengkapnya

Pembatasan Kendaraan di UU DKJ, DPRD DKI: Sesuatu yang Harus Dikaji Lagi

4 hari lalu

Pembatasan Kendaraan di UU DKJ, DPRD DKI: Sesuatu yang Harus Dikaji Lagi

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta mendesak untuk melakukan kajian yang matang sebelum menerapkan kebijakan pembatasan kendaraan pribadi sesuai UU DKJ.

Baca Selengkapnya

Pakar Sebut Ahok Masih Berminat Maju di Pilkada Jakarta, Apa Alasannya?

4 hari lalu

Pakar Sebut Ahok Masih Berminat Maju di Pilkada Jakarta, Apa Alasannya?

Ahok akan bersaing dengan sejumlah nama populer dalam Pilkada Jakarta 2024.

Baca Selengkapnya

Ahok Masuk Bursa Cagub DKI dari PDIP Selain Risma, Andika Perkasa, dan Basuki Hadimuljono

7 hari lalu

Ahok Masuk Bursa Cagub DKI dari PDIP Selain Risma, Andika Perkasa, dan Basuki Hadimuljono

PDIP mulai menjaring empat nama yang akan menjadi calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta. Lantas, siapa saja bakal cagub DKI Jakarta yang diusung PDIP?

Baca Selengkapnya

MK Gelar Sidang Perdana Sengketa Pileg pada Senin 29 April 2024, Ini Tahapannya

7 hari lalu

MK Gelar Sidang Perdana Sengketa Pileg pada Senin 29 April 2024, Ini Tahapannya

Bawaslu minta jajarannya menyiapkan alat bukti dan kematangan mental menghadapi sidang sengketa Pileg di MK.

Baca Selengkapnya

Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

9 hari lalu

Selain Galih Loss, Ini Daftar Kasus Dugaan Penistaan Agama di Indonesia

Kasus yang menjerat Galih Loss menambah daftar panjang kasus penistaan agama di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Mantan Napi Korupsi Melenggang Menjadi Anggota Dewan: Nurdin Halid dan Desy Yusandi

35 hari lalu

Mantan Napi Korupsi Melenggang Menjadi Anggota Dewan: Nurdin Halid dan Desy Yusandi

ICW temukan 56 mantan napi korupsi ikut dalam proses pencalonan anggota legislatif Pemilu 2024. Nurdin Halid dan Desy Yusandi lolos jadi anggota dewan

Baca Selengkapnya