Anggota DPR Dilaporkan ke Polda karena Pukuli Pembantunya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Budi Yanto

    TEMPO/Budi Yanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat berinisial FS alias IH dilaporkan ke Kepolisian Daerah Metro Jaya atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga. Ia dilaporkan oleh pembantunya, Toipah, 20 tahun, dengan nomor laporan LP/3993/IX/2015/PMJ/Dit. Reskrimum.

    "Memang benar sudah ada laporan adanya kekerasan fisik," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal, Jumat, 2 Oktober 2015.

    Baca juga:
    Langgar Jam Pacaran Purwakarta, Pasangan Ini Dipaksa Nikah
    Aplikasi Pemeringkat Orang Mengundang Kecaman di Twitter

    IH dilaporkan pada Rabu, 30 September 2015 karena melakukan kekerasan fisik, seperti memukul dan membenturkan kepala korban ke tembok. Kekerasan ini dilakukan sejak Juli 2015. (Lihat video Lima Dugaan Pelanggaran Etik DPR, Merokok sampai Ijazah Palsu)

    Puncaknya terjadi Selasa 29 september 2015. Toipah pun kabur esoknya kemudian melapor ke Polda Metro Jaya. Toipah, yang kelahiran Brebes, digaji Rp 2,2 juta per bulan. Di rumah IH, ia bekerja sebagai baby sitter dan melakukan pekerjaan rumah lainnya.

    Apabila terbukti melakukan kekerasan, IH terancam dikenai Pasal 44 Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga. Ancaman kurungan paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 15 juta.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menolak Lupa, 11 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu tak mengalami kemajuan.