Tragedi Adinda: Rizal Peragakan Saat Memperkosa & Membunuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka Pembunuhan Adinda Anggia Putri. TEMPO/Egiadyatama

    Tersangka Pembunuhan Adinda Anggia Putri. TEMPO/Egiadyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum diajak pergi oleh pamannya, Anwar Alias Rizal, ternyata Adinda Anggia Putri sempat bertemu dengan ibunya, Gariyani. Pertemuan itu masih di sekitar Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Saat itu Gariyani berpapasan dengan Rizal yang tengah memboncengi Adinda. Namun mereka tidak bertegur sapa.

    Fakta itu diketahui dalam reka ulang yang digelar polisi di rumah susun Bendungan Hilir, Jalan Karet, Pasar Barat I, Jakarta Pusat, Ahad, 29 November 2015. Rizal yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuh Adinda memperagakan enam adegan. “Adegan yang dia peragakan dimulai saat dia mengajak korban pergi dengan sepeda motor,” kata Kepala Subdirektorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Eko Hadi Santoso.

    Menurut Eko, saat melihat putrinya diboncengi Rizal, Gariyani tidak memiliki kecurigaan apa pun. Sebab Rizal adalah kerabat dekatnya dan selama ini bersikap baik terhadap Adinda. Bahkan hampir setiap pulang sekolah Adinda datang ke rumah Rizal untuk bermain dengan anak pamannya itu.

    Eko mengatakan adegan pertama yang diperagakan Rizal berada di parkiran sepeda motor di samping rumah susun. Sehari-hari Rizal bekerja sebagai penjaga parkir di tempat itu. Sepeda motornya juga diparkir di sana. “Dia langsung membawa korban ke Jasinga. Jadi mereka pergi tanpa pamit kepada orang tua korban,” katanya.

    Eko menambahkan, reka ulang juga akan digelar di lokasi pembunuhan di lahan miliki Perhutani di Kampung Desa Pangaur, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Reka ulang ini penting untuk mengetahui bagaimana Rizal memperkosa dan menghabisi nyawa keponakannya itu.

    Adinda ditemukan tewas di hutan milik Perhutani, Jasinga, pada 23 Oktober 2015. Diduga dia dibunuh menggunakan benda tumpul. Pelaku menghantam kepala bocah perempuan 12 tahun itu hingga tengkoraknya remuk.

    Dari hasil penyelidikan polisi akhirnya mencurigai Rizal sebagai pelaku. Lelaki itu sempat diperiksa tapi setelah itu menghilang. Rizal ditangkap di Pandeglang, Banten, pada  24 November 2015. Dia mengaku membunuh Adinda karena takut perbuatan bejatnya diketahui orang. Sebelum menghabisi Adinda, Rizal lebih dulu memperkosa bocah perempuan itu.

    AVIT HIDAYAT

    Baca juga:

    Tiga Hal Ini  Bikin  Ketua DPR Setya Novanto Sulit Ditolong!
    Sidang Kasus Calo Freeport, Ada yang Gebrak Mej


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.