Kiai Nikahi Santri tanpa Wali, Pesantren Diamuk

Senin, 27 Agustus 2012 | 13:28 WIB

Kiai Nikahi Santri tanpa Wali, Pesantren Diamuk
TEMPO/ Fransiskus.S

TEMPO.CO, Depok - Pondok Pesantren Mashadul Al Mustatobah yang berlokasi di Jalan Raya Pondok Petir, Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, hancur diserang ratusan massa pada Minggu malam, 26 Agustus 2012.

Penyerangan diduga karena pernikahan siri antara pemilik pondok pesantren, Ustad Fauzan Azim Gazali, dengan santrinya sendiri, Miftahul Jannah, 19 tahun, pada 2009 lalu.

"Ini berawal dari perkawinan siri yang dilakukan ustad dengan santrinya tanpa saksi dan wali," kata Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sawangan, Bojongsari, Muhammad Husen, Senin, 27 Agustus 2012.

Menurut Husen, orang tua Miftahul tidak terima anaknya telah dinikahi oleh guru agamanya itu tanpa sepengetahuan mereka. Masalah ini juga telah dilaporkan ke polisi oleh Ustad Rifki Umar dari pihak masyarakat dan Front Pembela Islam. "Namun, kasus ini tetap berlarut-larut," katanya.

Husen menceritakan, ada ratusan warga yang menyerang pesantren yang sudah berdiri sejak tahun 2000 itu. Namun, dirinya tidak mengetahui dari mana datangnya massa itu. "Kami tidak tahu siapa pelakunya, padahal keluarga sudah sepakat dengan pihak pesantren," kata Husen.

Dari pantauan Tempo, pesantren yang bertingkat dua itu rusak parah karena diamuk massa. Mereka memecahkan semua jendela kaca dan mengacak-acak isi pesantren.

Sebuah pendopo berukuran 3x4 yang berada di depan pesantren hangus terbakar. Buku dan kitab-kitab terlihat berantakan di dalam pesantren tersebut. Sementara itu, sang ustad diamankan di Kepolisian Resor Kota Depok.

Seorang pengajar di Pesantren itu, Ade Kosasi, yang sedang merapikan kitab mengaku tidak tahu menahu tentang kejadian itu. Ia menolak memberi keterangan terkait akar masalahnya.

ILHAM TIRTA

Berita terpopuler lainnya:
Politikus PDIP Akui Sebarkan Pesan Berantai Kebakaran

Marzuki Alie Minta Warga Terima Pemimpin Non Muslim

Soal Kebakaran, Tim Foke-Nara Laporkan Politisi PDIP

Selebaran Megawati, Tim Jokowi-Ahok Cuek

Rusuh Sampang, Gubernur Diminta Tanggung Jawab

Tim Jokowi Minta Polisi Usut Video Koboy

Ibunda Pemimpin Syiah Sampang Kritis

Sepuluh Rumah Penganut Syiah Sampang Dibakar

Sebagai Ketua DPR, Marzuki Kampanyekan Foke-Nara

Bentrok Sampang, Djoko Suyanto Salahkan Ulama

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan