Rabu, 3 Maret 2021

FPI Hanya Izinkan 3 Orang Masuk Rumah Rizieq, Polisi: Jangan Atur Kami

Reporter:

Antara

Editor:

Endri Kurniawati

Minggu, 29 November 2020 18:00 WIB

Pemimpin FPI Rizieq Shihab (tengah) menyapa ribuan jamaah di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat 13 November 2020. Kedatangan Pemimpin FPI Rizieq Shihab ke Pondok Pesantren (Ponpes) Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI, Megamendung, Kabupaten Bogor untuk melaksanakan salat Jumat berjamaah sekaligus peletakan batu pertama pembangunan masjid di Ponpes tersebut. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya dihadang saat hendak masuk ke rumah Rizieq Shihab oleh belasan anggota Front Pembela Islam atau FPI dan Laskar Pembela Islam (LPI) di Jalan Paksi, Petamburan III, Jakarta Pusat sore ini, Ahad, 29 November 2020. Mereka hanya membolehkan tiga polisi yang masuk ke rumah Rizieq.

Syarat itu sempat ditolak oleh salah satu anggota polisi. "Jangan ngatur kami, kami (dari) kepolisian, jangan halangi proses penyidikan kami. Jangan atur kami berapanya," kata seorang penyidik di lokasi. Namun polisi dan laskar melanjutkan dialog.

Akhirnya, polisi yang masuk ke rumah Rizieq hanya tiga orang, termasuk Kepala Subdit Keamanan Negara Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Raindra Ramadhan Syah. "Kami mengantarkan surat panggilan kepada Bapak Muhammad Rizieq Shihab, sudah diberikan tadi," kata Raindra setelah mengantarkan surat.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat membenarkan bahwa polisi datang menyerahkan surat panggilan kepada Rizieq Shihab untuk kasus kerumunan di acara pernikahan putrinya di Petamburan. "Benar," kata dia saat dikonfirmasi.

Pemanggilan Rizieq Shihab dalam perkara ini merupakan yang pertama. Polisi sebelumnya telah meminta klarifikasi dari sejumlah orang seperti Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria, Wali Kota Jakarta Pusat, Kepala Dinas Perbuhungan DKI Jakarta, Camat Tanah Abang, hingga pejabat RW.

Advertising
Advertising

Kasus kerumunan di acara pernikahan putri Rizieq Shihab yang berbarengan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini baru saja dinaikkan statusnya dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Polisi menyatakan telah menemukan adanya tindak pidana dalam acara itu.