Wagub DKI: Perlu 14 Hari Teliti Kandungan Parasetamol di Teluk Jakarta

Reporter

Adam Prireza

Editor

Juli Hantoro

Senin, 4 Oktober 2021 14:40 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, 17 September 2021. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Dinas Lingkungan Hidup telah mengambil sampel dari perairan di Teluk Jakarta yang dinyatakan mengandung parasetamol. Menurut Riza, perlu waktu 14 hari untuk dapat disampaikan hasil penelitian sampel tersebut.

Namun, hingga kini, Riza belum dapat memastikan penyebab tingginya kandungan parasetamol di perairan Tanjung Priok dan Pantai Ancol itu. "Apakah kelalaian, ada yang membuang dengan sengaja atau tidak sengaja. Ini harus menjadi perhatian kita," kata Riza di Balai Kota pada Senin, 4 Oktober 2021.

Dari penelitian sampel itu Riza mengatakan Pemprov akan tahu sudah sejauh mana pencemaran parasetamol di Teluk Jakarta. Setelahnya, Pemprov DKI, kata Riza, dapat membersihkan titik-titik yang sudah tercemar.

Yang pasti, kata Wagub DKI, warga Ibu Kota harus menjaga kondisi lingkungannya. Pembuangan sampah dalam bentuk apapun, kata dia, tidak diperkenankan. "Jangan membuang sampah apalagu di tempat umum, sungai, danau, waduk, apalagi laut," tutur Riza.

Temuan kandungan paracetamol di Teluk Jakarta itu merupakan hasil dari penelitian berjudul 'High concentrations of paracetamol in effluent dominated waters of Jakarta Bay, Indonesia' Ada empat peneliti yang terlibat dalam penelitian, yaitu Peneliti Oseanografi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Zainal Arifin; Wulan Koagouw dari School of Pharmacy and Biomolecular Sciences, University of Brighton; George W.J. Olivier; dan Corina Ciocan.

Dalam penelitian itu, Zainal bersama timnya mengambil sampel air laut dari empat lokasi, yaitu perairan Muara Angke, Ancol, Tanjung Priok, dan Cilincing. Adapun dua titik yang ditemukan mengandung konsentrasi parasetamol yang cukup tinggi yaitu perairan di Muara Angke dan Ancol.

Konsentrasi parasetamol di dua lokasi itu masing-masing 610 nanogram per liter (ng/L) di Muara Angke dan 420 ng/L di Ancol. Sementara dua lokasi lainnya, yaitu Tanjung Priok dan Cilincing, kadarnya tak terdeteksi. “Instrumen tidak bisa mendeteksi karena mungkin konsentrasinya rendah,” ucap dia dalam konferensi pers virtual hari ini.

Baca juga: Soal Parasetamol, Peneliti BRIN: Tak Berarti Seluruh Teluk Jakarta Tercemar

ADAM PRIREZA


Berita terkait

Wagub DKI Riza Patria Imbau Umat Islam Tak Mudah Terprovokasi

6 hari lalu

Wagub DKI Riza Patria Imbau Umat Islam Tak Mudah Terprovokasi

"Umat Islam sebagai mayoritas jangan gampang terprovokasi. Kami harus sejuk damai, mengalah, dan mau kompromi," kata Wagub DKI Riza Patria

Baca Selengkapnya

Kenali Gejala Keracunan Parasetamol pada Anak sebelum Terlambat

11 hari lalu

Kenali Gejala Keracunan Parasetamol pada Anak sebelum Terlambat

Keracunan parasetamol yang berlebih jika tidak ditangani bisa menyebabkan kerusakan hati hingga kematian. Perhatikan gejalanya sebelum terlambat.

Baca Selengkapnya

Azyumardi Azra Wafat, Wagub DKI Riza Patria: Guru Bagi Jutaan Orang

13 hari lalu

Azyumardi Azra Wafat, Wagub DKI Riza Patria: Guru Bagi Jutaan Orang

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Azyumardi Azra.

Baca Selengkapnya

Rapat Paripurna Pemberhentian Anies Baswedan, Politikus PDIP Interupsi Soal Janji Politik

18 hari lalu

Rapat Paripurna Pemberhentian Anies Baswedan, Politikus PDIP Interupsi Soal Janji Politik

Meski lontarkan interupsi, anggota DPRD itu menyebut hubungan PDIP dengan Gubernur Anies Baswedan dan Wagub DKI tetap baik.

Baca Selengkapnya

Anies Baswedan dan Riza Patria Hadiri Rapat Paripurna Pengumuman Pemberhentian Hari Ini

18 hari lalu

Anies Baswedan dan Riza Patria Hadiri Rapat Paripurna Pengumuman Pemberhentian Hari Ini

DPRD DKI akan mengumumkan pemberhentian Anies Baswedan dan Wagub DKI Riza Patria dalam rapat paripurna hari ini.

Baca Selengkapnya

Mini Cooper Politikus Demokrat Parkir Sembarangan di Gedung DPRD, Mobil Dinas Wagub DKI Tertahan

18 hari lalu

Mini Cooper Politikus Demokrat Parkir Sembarangan di Gedung DPRD, Mobil Dinas Wagub DKI Tertahan

Petugas pengamanan dalam (pamdal) DPRD DKI telah meminta politikus Demokrat itu untuk tidak parkir di tengah jalan karena menghalangi kendaraan lain.

Baca Selengkapnya

Peristiwa Tanjung Priok Sebagai Pelanggaran HAM Berat

18 hari lalu

Peristiwa Tanjung Priok Sebagai Pelanggaran HAM Berat

Dari dokumen Komnas HAM, demonstrasi penolakan terhadap Pancasila sebagai asas tunggal berakar pada aksi kekerasan dan penahanan 4 warga Tanjung Priok

Baca Selengkapnya

Kilas Balik Tragedi Kerusuhan dan Penembakan di Tanjung Priok di September Tahun 1984

19 hari lalu

Kilas Balik Tragedi Kerusuhan dan Penembakan di Tanjung Priok di September Tahun 1984

Abdul Qadir Djaelani, seorang ulama sekaligus tokoh masyarakat Tanjung Priok, disebut-sebut kerap menyampaikan ceramah yang dianggap provokatif

Baca Selengkapnya

38 Tahun Lalu Peristiwa Tanjung Priok Berdarah, Begini Kronologinya

19 hari lalu

38 Tahun Lalu Peristiwa Tanjung Priok Berdarah, Begini Kronologinya

Peristiwa Tanjung Priok terjadi pada 12 September 1984 salah satu kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) pada Masa Orde Baru. Apa pencetusnya?

Baca Selengkapnya

Bank DKI Kembangkan Digitalisasi Pembayaran Lewat JakOne Mobile, Transaksi Tembus Rp 11 Triliun

19 hari lalu

Bank DKI Kembangkan Digitalisasi Pembayaran Lewat JakOne Mobile, Transaksi Tembus Rp 11 Triliun

Jumlah pengguna layanan Bank DKI JakOne Mobile telah mencapai 1,7 juta dan melakukan 12 juta volume transaksi.

Baca Selengkapnya