Tiga Tersangka Baru Kasus Mafia Tanah Nirina Zubir, Salah Satunya Pegawai Bank BUMN

Reporter

Antara

Rabu, 13 Juli 2022 23:13 WIB

Nirina Zubir hadiri sidang lanjutan kasus mafia tanah di Pengadilan Negeri, Jakarta Barat, Selasa, 31 Mei 2022. Dalam sidang ini tiga saksi di hadirkan dengan dugaan pemalsuan akta tanah yang merugikan keluarganya hingga Rp 17 miliar. TEMPO/ Febri Angga Palguna

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Sub Direktorat Harta dan Benda (Subdit Harda) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka baru dalam kasus mafia tanah dengan korban artis Nirina Zubir.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, ketiga tersangka tersebut berinisial MSA, AEO dan C. Pengungkapan tersangka baru itu berdasarkan fakta-fakta yang terdapat di persidangan.

"Di dalam proses persidangan yang dilakukan di pengadilan terungkap fakta baru bahwa ada pihak lain yang memiliki peran terhadap tindak pidana ini," kata Endra Zulpan, Rabu, 13 Juli 2022.

Dikutip dari Antara, Zulpan mengatakan tersangka AEO diketahui pegawai salah satu bank BUMN yang berperan membantu pencairan kredit dengan jaminan sertifikat atas nama tersangka.

Sedangkan MSA berperan membantu pembiayaan proses balik nama terhadap sertifikat hak milik dan C berperan dalam hal membuat surat kuasa palsu.

"Kemudian satu lagi juga akan menjadi tersangka tapi masih DPO," ujar Zulpan.

Dia mengatakan, satu tersangka lain yang masih DPO itu berinisial RAP yang berperan membantu pembiayaan proses balik nama sertifikat hak milik.

"Dalam kasus ini penyidik telah berhasil menyita beberapa barang bukti sebagian besar dokumen terkait sertifikat kepemilikan tanah," kata Zulpan.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP terhadap tindak pidana awal, yaitu Pasal 263 KUHP dan atau Pasal 264 KUHP dan atau Pasal 266 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 3,4,5 UU RI No.8 tahun 2010, dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.

Sebelumnya, Kepolisian telah menahan lima tersangka dalam kasus mafia tanah yang menyasar keluarga Nirina Zubir.

Kelima tersangka itu adalah Riri Kasmita (mantan asisten rumah tangga di keluarga Nirina Zubir) dan suami Riri atas nama Endrianto serta notaris bernama Faridah.

Selanjutnya ada Ina Rosiana dan Erwin Riduan yang berprofesi sebagai notaris. Kelima tersangka itu tengah menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat.

ANTARA

Baca juga: Nirina Zubir Dapat Arahan dari Mahfud Md Hadapi Kasus Mafia Tanah


Berita terkait

Disowani Heru Budi Hartono, Imam Besar Masjid Istiqlal: Aula Boleh untuk Kegiatan Selain Politik

3 jam lalu

Disowani Heru Budi Hartono, Imam Besar Masjid Istiqlal: Aula Boleh untuk Kegiatan Selain Politik

DKI Jakarta meningkatkan sinergi dengan pengurus Masjid Istiqlal untuk pembinaan, menjaga kerukunan dan pengembangan kesejahteraan umat beragama.

Baca Selengkapnya

Petani Demo Pengadilan Agama Kota Bogor, Tolak Putusan Sengketa Lahan di Katulampa

13 jam lalu

Petani Demo Pengadilan Agama Kota Bogor, Tolak Putusan Sengketa Lahan di Katulampa

Menurut pendemo, Pengadilan Agama seharusnya hanya mengurus proses wakaf, bukan mengenai siapa yang berhak atas penguasaan lahan tersebut.

Baca Selengkapnya

4 Anak Usaha BUMN IPO Tahun Depan, Ini Porsi Saham yang Akan Dilepas ke Publik

18 jam lalu

4 Anak Usaha BUMN IPO Tahun Depan, Ini Porsi Saham yang Akan Dilepas ke Publik

Empat anak usaha perusahaan pelat merah bakal IPO pada 2023, mulai Pertamina Geothermal hingga Palm Co.

Baca Selengkapnya

4 Anak Usaha BUMN Segera IPO pada 2023, dari PGE hingga Palm Co

22 jam lalu

4 Anak Usaha BUMN Segera IPO pada 2023, dari PGE hingga Palm Co

Akan ada empat anak usaha BUMN yang bakal melaksanakan IPO pada 2023.

Baca Selengkapnya

Antisipasi Resesi 2023, Erick Thohir: BUMN Siap jadi Pembeli Siaga Bahan Pokok

1 hari lalu

Antisipasi Resesi 2023, Erick Thohir: BUMN Siap jadi Pembeli Siaga Bahan Pokok

Erick Thohir menyatakan perusahaan-perusahaan pelat merah akan siaga membeli bahan pokok untuk menjaga stok dan kestabilan harga pangan pada 2023.

Baca Selengkapnya

Erick Thohir Siapkan Aturan Blacklist Direksi dan Komisaris BUMN Bermasalah, Kapan Berlaku?

2 hari lalu

Erick Thohir Siapkan Aturan Blacklist Direksi dan Komisaris BUMN Bermasalah, Kapan Berlaku?

Erick Thohir tengah berencana mengeluarkan aturan blacklist atau daftar hitam terhadap direksi dan komisaris BUMN yang terlibat kasus hukum.

Baca Selengkapnya

Erick Thohir Targetkan Ekosistem Transportasi di Jakarta Rampung Tahun Depan

2 hari lalu

Erick Thohir Targetkan Ekosistem Transportasi di Jakarta Rampung Tahun Depan

Kementerian BUMN ingin transportasi di Jakarta seperti MRT, LRT, hingga Transjakarta terkonsolidasi sehingga memudahkan masyarakat

Baca Selengkapnya

Garuda Indonesia Ungkap Pencairan PMN Rp 7,5 T Masih Terganjal Syarat Administrasi

2 hari lalu

Garuda Indonesia Ungkap Pencairan PMN Rp 7,5 T Masih Terganjal Syarat Administrasi

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan progres pencairan Penyertaan Modal Nasional (PMN) Rp 7,5 triliun.

Baca Selengkapnya

DPR Minta BUMN Miliki Peta Jalan Dukung Pembangunan IKN

2 hari lalu

DPR Minta BUMN Miliki Peta Jalan Dukung Pembangunan IKN

Komisi VI menilai peran BUMN dalam pembangunan IKN sangat banyak di berbagai sektor.

Baca Selengkapnya

DPR Minta BUMN Miliki Peta Jalan Dukung Pembangunan IKN

2 hari lalu

DPR Minta BUMN Miliki Peta Jalan Dukung Pembangunan IKN

Komisi VI menilai peran BUMN dalam pembangunan IKN sangat banyak di berbagai sektor.

Baca Selengkapnya