Yobi Bunuh Diri: Suka Ajak Teman, Komunikasi Mendadak Putus

Reporter

Editor

Bobby Chandra

Minggu, 9 Agustus 2015 06:17 WIB

Ilustrasi. AP/Aaron Favila

TEMPO.CO, Jakarta - Rekan-rekan Yobi Fauzi Suparanto mengenal dia sebagai sosok yang baik tapi tertutup. "Dia orangnya tertutup soal masalah pribadi, tapi anaknya baik banget. Kami sering diajak menginap di apartemennya," kata teman korban yang hanya mau disebut namanya Kokoh saja, saat dihubungi Tempo, Sabtu, 8 Agustus 2015.

Kokoh mengaku mengenal Yobi sejak awal perkuliahan di Universitas Trisakti, Jakarta Barat. "Kami lumayan akrab karena sudah kenal lama," ucap Kokoh. Dia mengatakan, Yobi sempat hadir di acara buka puasa bersama teman-temannya saat Ramadan lalu. Menurut Kokoh, Yobi juga beberapa kali bermain futsal bersama teman-teman kuliahnya.

Terkait dengan putusnya hubungan Yobi dengan mantan pacarnya, Kokoh mengaku tidak mengetahui banyak tentang hal tersebut. "Dia nggak banyak cerita soal masalah pribadi. Kita cuma tahu dia sudah lama putus,” tutur Kokoh. Komunikasi Yobi dan teman-temannya termasuk Kokoh mulai berkurang dalam beberapa pekan terakhir.

"Belakangan ini kami enggak tahu kabarnya dia, soalnya kuliah kan juga lagi libur. Terakhir komunikasi itu waktu Lebaran," kata Kokoh. Ia juga mengetahui korban tidak tinggal sendirian di apartemen tersebut. "Dia tinggal sama kakak sepupu yang sudah kerja. Saya pernah ketemu waktu kakaknya."

Yobi Fauzi adalah mahasiswa semester enam jurusan Teknik Informatika di Universitas Trisakti. Pemuda berusia 23 tahun itu ditemukan tewas mengenaskan setelah jatuh dari lantai 28 Apartemen Royal Mediterania, Jakarta Barat. Saat ditemukan, Yobi dalam kondisi tanpa mengenakan sehelai busana.

Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Tanjung Duren Ajun Komisaris Antonius menyatakan hasil pemeriksaan sampai hari ini masih mengarah bahwa Yobi Fauzi berniat bunuh diri. "Kalau didorong pasti ada perlawanan. Jatuhnya enggak jauh. Ini kemungkinan meloncat sendiri," kata Antonius di kantornya, Sabtu, 8 Agustus 2015.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian perkara dan keterangan sejumlah saksi, Antonius mengatakan, besar kemungkinan mahasiswa Universitas Trisakti itu sejak awal berniat mengakhiri hidupnya sendiri. "Saksi dari keluarga menyatakan korban putus dengan pacarnya karena tidak mendapatkan restu orang tua.”

Keributan yang didengar petugas kebersihan dari kamar Yobi sebelum kejadian bukan pertengkaran antara Yobi dan mantan pacarnya. "Itu Yobi yang sedang membantah nasihat kakak sepupunya untuk segera melupakan mantan pacar. Kebetulan suaranya kencang," ujarnya. Kesaksian itu berdasarkan keterangan Priska, kakak sepupu Yobi.

Antonius menegaskan, penyidik kepolisian masih akan terus mengusut kasus tersebut, termasuk mencari mantan kekasih Yobi, serta menyelidiki isi ponsel korban. "Kami masih akan terus menyelidiki seluruh barang bukti dan meneleusuri tempat kejadian perkara," ucap Antonius.

Berdasarkan pengamatan Tempo, lokasi jatuhnya Yobi di lobi Apartemen Royal Mediterania, Jakarta Barat, sudah dibersihkan oleh petugas kebersihan dari apartemen. Tidak ada lagi tampak tanda-tanda bahwa di tempat itu pernah terjadi peristiwa bunuh diri, yang sempat menghebohkan warga sekitarnya.

RADITYA PRADIPTA

Berita terkait

Soal Kematian Brigadir RAT, Kompolnas Ungkap Sejumlah Kejanggalan

1 hari lalu

Soal Kematian Brigadir RAT, Kompolnas Ungkap Sejumlah Kejanggalan

Kompolnas menilai masih ada sejumlah kejanggalan dalam kasus kematian Brigadir RAT.

Baca Selengkapnya

Keluarga Akui Tak Tahu Detail Masalah Pribadi yang Diduga Sebabkan Brigadir RA Tewas

2 hari lalu

Keluarga Akui Tak Tahu Detail Masalah Pribadi yang Diduga Sebabkan Brigadir RA Tewas

Keluarga Brigadir RA masih menunggu hasil pemeriksaan ponsel oleh penyidik Polres Jakarta Selatan

Baca Selengkapnya

Penyidikan Kematian Brigadir RA Disetop, Ini Kata Kapolri

2 hari lalu

Penyidikan Kematian Brigadir RA Disetop, Ini Kata Kapolri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons perihal penghentian penyidikan kasus kematian Brigadir Ridhal Ali Tomi atau Brigadir RA

Baca Selengkapnya

Cerita Sepupu saat Memandikan Jenazah Brigadir RA

2 hari lalu

Cerita Sepupu saat Memandikan Jenazah Brigadir RA

Sepupu Brigadir Ridhal Ali Tomi (Brigadir RA), Rudi Dagong, bercerita saat dia memeriksa jenazah hingga memandikannya

Baca Selengkapnya

Keluarga Bilang Jenazah Brigadir RA Tak Diautopsi Atas Permintaan Istri dan Orang Tua

2 hari lalu

Keluarga Bilang Jenazah Brigadir RA Tak Diautopsi Atas Permintaan Istri dan Orang Tua

Jenazah Brigadir RA dijemput tiga perwakilan keluarga dan komandannya di Polresta Manado.

Baca Selengkapnya

Kapolri Pertimbangkan Lanjutkan Pemeriksaan Kematian Brigadir RA, meski Polres Jaksel Resmi Sebut Bunuh Diri

2 hari lalu

Kapolri Pertimbangkan Lanjutkan Pemeriksaan Kematian Brigadir RA, meski Polres Jaksel Resmi Sebut Bunuh Diri

Kapolri menyatakan polisi masih terus mendalami motif Brigadir RA nekat menghabisi nyawanya dalam mobil Alphard hitam di sebuah rumah di Mampang.

Baca Selengkapnya

Pengusaha Indra Pratama Bantah Brigadir RA sebagai Ajudan dan Sopir, Datang ke Rumah untuk Silaturahmi

3 hari lalu

Pengusaha Indra Pratama Bantah Brigadir RA sebagai Ajudan dan Sopir, Datang ke Rumah untuk Silaturahmi

Keterangan Indra Pratama sebagai pemilik rumah lokasi tewasnya Brigadir RA berbeda dengan keterangan Polda Sulut. Ridhal disebut sebagai ajudan.

Baca Selengkapnya

Polda Sulut Mengonfirmasi Brigadir RA Jadi Ajudan dan Sopir Pengusaha di Jakarta Sejak 2021

3 hari lalu

Polda Sulut Mengonfirmasi Brigadir RA Jadi Ajudan dan Sopir Pengusaha di Jakarta Sejak 2021

Brigadir RA yang disebut tewas bunuh diri dalam mobil Alphard selama ini jadi ajudan pengusaha sejak 2021. Tanpa izin dari pimpinan.

Baca Selengkapnya

Brigadir Ridhal Ali Tomi Diduga Bunuh Diri, IPW MInta Atasan Perhatikan Psikis Anggotanya

3 hari lalu

Brigadir Ridhal Ali Tomi Diduga Bunuh Diri, IPW MInta Atasan Perhatikan Psikis Anggotanya

Penyidik akan memeriksa ponsel Brigadir Ridhal Ali Tomi untuk menelisik lebih dalam penyebab personel Polresta Manado itu bunuh diri.

Baca Selengkapnya

IPW Sebut Polisi Mesti Telusuri Motif Kematian Brigadir Ridhal Ali Tomi, Jangan Berhenti Kesimpulan Bunuh Diri

3 hari lalu

IPW Sebut Polisi Mesti Telusuri Motif Kematian Brigadir Ridhal Ali Tomi, Jangan Berhenti Kesimpulan Bunuh Diri

IPW menilai proses pemeriksaan terhadap tewasnya Brigadir Ridhal Ali Tomi tak cukup berhenti di kesimpulan bunuh diri.

Baca Selengkapnya