Begini Kos Mewah Tempat PSK Online Muryatiningsih Tewas Dibunuh

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kos Istana Laguna

    Kos Istana Laguna

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah kos Istana Laguna tempat PSK Online, Murtiyaningsih, tewas termasuk kos mewah dengan fasilitas AC dan kamar mandi dalam. Diduga perempuan 30 tahun itu menjalankan praktek prostitusi di kamar kos itu.

    Tempat kos yang terletak di Jalan Sosial No. 52, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat itu memiliki 5 lantai dan 124 kamar. Tempat kos Murtiyaningsih atau yang akrab disapa Nana berada di lantai 3, kamar nomor 309. 

    Pengelola Kos Istana Laguna, Eka Marente mengatakan Istana Laguna memiliki 2 bangunan yang berseberangan jalan, yaitu tempat kos di Jalan Sosial 52 dan Laguna Residence di Jalan Sosial No. 41. Laguna Residence merupakan kos mewah dengan fasilitas hotel dan dibanderol dengan harga di atas Rp. 2.000.000 per bulan.

    Baca: PSK Online Tewas Dibunuh, Ini Kebiasaan Korban Setiap Pagi

    Tempat kos Muryatiningsih atau Nana ditemukan meninggal, berada di Jalan Sosial No. 52. Kamar di tempat kos ini bervariasi, mulai dari Rp 750 ribu hingga Rp 2,4 juta per bulan. 

    "Kalau yang Laguna 52 ini harganya standar ya, yang mahal itu kalau dia itu pake AC, kamar mandi di dalam, dan tergantung ukuran juga,” kata Eka, Sabtu 23 September 2017.

    Kamar yang ditempati Murtiyaningsih memiliki ukuran 3X4 Meter dengan fasilitas spring bed, Lemari, AC dan kamar mandi di dalam ruangan. Harga sewa kamar itu Rp. 1.900.000 per bulan.

    Di kamar kos Laguna 52 itu, Murtiyaningsih ditemukan tak bernyawa pada Kamis petang sekitar pukul 16.00 WIB. Setelahdiselidiki polisi, Murtiyaningsih diduga seorang PSK Online atau pekerja seks komersial berbasis online. Dia dibunuh oleh pelanggannya, Agustinus 24 tahun.

    DEWI NURITA 


  • PSK
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.