Penyebab Pasokan Air di Jakarta Barat Kembali Normal Hari Ini

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumitnya Pengelolaan Air Bersih Jakarta

    Rumitnya Pengelolaan Air Bersih Jakarta

    TEMPO.CO, Jakarta -PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA), operator penyediaan dan pelayanan air minum di wilayah Barat DKI Jakarta, menginformasikan bahwa pasokan air ke pelanggan di wilayah Jakarta Barat sudah kembali normal secara bertahap mulai Kamis, 28 September 2017.

    “Pasokan air di wilayah Jakarta Barat akan mulai normal secara bertahap sejak pukul 10.00 WIB hari ini,” ujar Corporate Communications & Social Responsibilities Division Head PT PALYJA Lydia Astriningworo melalui keterangan tertulis pada Kamis, 28 September 2017.
    Baca : Pasokan Air Jakarta Barat Akan Seret Sejak Hari Ini

    Sebelumnya, diumumkan bahwa pada pasokan air di wilayah Jakarta Barat mengalami gangguan sejak Senin, 25 September 2017 hingga Kamis, 28 September 2017.

    Lydia menjelaskan, gangguan tersebut terjadi karena menurunnya pasokan air dari PDAM Tangerang. Wilayah-wilayah yang mengalami penurunan pasokan air bersih, yaitu Kedoya Utara, Kedaung Angke, Kapuk, dan sekitarnya.

    Bahkan di beberapa wilayah, pasokan air sempat terhenti sementara, seperti di kawasan Rawa Buaya, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Tegal Alur, Kamal, Pegadungan, Kalideres, Semanan, Cengkareng Barat, dan Duri Kosambi dan sekitarnya.

    Dia juga menyampaikan terimakasih kepada PDAM Tangerang dan pihak terkait yang telah mengirimkan pasokan air bersih di ruang publik selama terjadi gangguan di beberapa wilayah tersebut.

    “Kamj juga berterimakasih untuk PDAM Tangerang yang menyediakan truk tangki untuk mengirimkan pasokan air bersih gratis untuk keadaan darurat seperti di rumah sakit, tempat ibadah dan lain-lain sesuai laporan pelanggan," demikian Lydia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.