Video Viral Siswi Madrasah Korban Pil PCC, Terkait Putus Cinta

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi remaja sedih atau galau. Pxhere.com

    Ilustrasi remaja sedih atau galau. Pxhere.com

    TEMPO.CO, Bogor - Video siswi kelas VIII madrasah tsanawiyah (Mts) swasta di Babakanmadang, Bogor yang berteriak-teriak histeris karena diduga jadi korban pil PCC (paracetamol,caffeine, dan carisoprodol)  menjadi viral.

    Dalam video itu disebut bahwa AL, 14 tahun, yang dicekoki pil PCC oleh pacarnya, ditemukan tergeletak di jalanan Perumahan Sentul City dan dievakuasi menggunakan mobil bak terbuka.

    "Setelah dilakukan pengecekan, oleh petugas kami ternyata korban, mabuk parah bukan karena mengkonsumsi pil PCC melainkan, menenggak minuman beralkohol," kata Kepala Kepolisian Resor Bogor Ajun Komisaris Besar Andi Muhammad Dicky pada Sabtu 30 September 2017.

    Kepala Kepolisian Sektor Babakanmadang, Komisaris Wawan Wahyudin mengatakan, korban mengkonsumsi minuman beralkohol bersama dengan tamannya berinisial PT,14 tahun, siswi dari sekolah yang sama.

    “Korban dan temannya ditemukan oleh petugas keamanan, kemudian keduanya sempat dibawa ke Pos Satpam dan kemudian dibawa ke kantor," kata dia.

    PT mengaku jika dirinya mengkonsumsi minuman beralkohol karena AL sedang frustasi dan patah hati, putus cinta dengan pacarnya.

    "Kedua siswi ini mungkin karena pertama kali minum beralkol ditambah  sedang frustasi akhirnya seperti itu," kata dia.

    Polisi mengantar pulang kedua siswa tersebut ke rumah orang tuanya.

    “Kami langsung serahkan korban pada orang tuanya, " kata dia.
    Kapolsek mengatakan pihaknya  berencana memangil kembali korban, orang tuanya dan pihak sekolah pada Senin mendtang.

    “Kami  akan panggil semuanya, agar kejadian ini tidak terulang dikemudian hari, " kata dia.

    M SIDIK PERMANA


  • PCC
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?