Kasus Penembakan Tak Sengaja: Brigadir Dua Fadli Diperiksa

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Penembakan. Getty Images

    Ilustrasi Penembakan. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan peristiwa penembakan terhadap personel Tentara Nasional Indonesia, Prajurit Kepala Sudirman, sedang diusut.

    Menurut dia, Brigadir Dua Fadli Ryan Falid, yang mengaku tak sengaja menembak Sudirman, sedang diperiksa  Satuan Profesi dan Pengamanan Kepolisian Resor Jakarta Pusat. “Masih proses pemeriksaan, kita tunggu saja,” katanya saat dihubungi Tempo hari ini, Ahad, 1 Oktober 2017.

    Sebelumnya, senjata Fadli menyalak di area taman pintu depan Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 29 September 2017, dan mengenai perut Sudirman. Fadli mengaku tak sengaja melakukan itu ketika senjatanya sedang dibersihkan.

    Argo menuturkan, Fadli adalah anggota Pengendalian Massa Polres Jakarta Pusat. Waktu itu, Fadli tengah duduk bersama rekan-rekannya menghadap Sudirman. Tanpa disengaja, pelatuk senjata airsoft gun di tangannya tertekan.

    Dia menyatakan mediasi mengenai kasus penembakan ini telah dilakukan polisi dan Wakil Asisten Operasi Komando Daerah Militer Jaya Letnan Kolonel Mulyadi. “Sudah enggak masalah (dengan TNI), sudah diselesaikan,” ujarnya.

    ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.