Tertipu Rp 2 Miliar, Kangen Band Akan Melapor ke Polres Depok

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kangen Band. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Kangen Band. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Depok - Grup musik, Kangen Band, berencana mendatangi Kepolisian Resor Depok siang ini. Kedatangan mereka melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan label TA Pro. “Ya, Selasa siang akan datang ke kantor polisi,” kata kuasa hukum Kangen Band, Razman Arif Nasution, Senin, 2 Oktober 2017.

    Menurut Razman, kliennya mengalami kerugian Rp 2 miliar. Laporan ini dilakukan karena pihak label tak menanggapi somasi yang dilayangkan tujuh hari lalu. “Saat ini, belum direspons. Karena itu, kami menempuh jalur hukum pidana untuk penyelesaiannya,” ucapnya.

    Dugaan penipuan serta penggelapan ini berawal dari pembuatan album baru Kangen Band lewat label TA Pro. Namun belakangan grup musik ini merasa tidak mendapat keuntungan apa pun dari kerja sama itu. “Saya kaget, lagunya sudah di mana-mana, tapi royaltinya seperti apa saya enggak tahu,” ujar Andika, vokalis Kangen Band.

    Andika mengatakan kerugian yang dialami Kangen Band mencapai Rp 2 miliar. Nominal tersebut berdasarkan perhitungan honor pentas serta royalti yang sampai saat ini tidak dibayar pihak label.  

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.