Transaksi Pembayaran Nontunai di Jalan Tol JORR Baru 73 Persen

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara mobil melakukan pembayaran nontunai menggunakan kartu uang elektronik ataue-toll di Gerbang tol RAMP Taman Mini 2,  Jakarta, 7 September 2017. Mulai Oktober 2017 pemerintah mengharuskan pengguna tol membayar secara non tunai menggunakan transak

    Pengendara mobil melakukan pembayaran nontunai menggunakan kartu uang elektronik ataue-toll di Gerbang tol RAMP Taman Mini 2, Jakarta, 7 September 2017. Mulai Oktober 2017 pemerintah mengharuskan pengguna tol membayar secara non tunai menggunakan transak

    TEMPO.COJakarta - PT Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta mencatat jumlah pengguna jalan tol di ruas Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang telah melakukan transaksi pembayaran nontunai mencapai 73 persen. "Kami optimistis bisa 100 persen hingga akhir bulan ini," kata Direktur Utama PT Ricky Distawardhana di kantornya, Jatiasih, Bekasi, Selasa, 10 Oktober 2017.

    Sesuai dengan peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 16/PRT/M/2017, transaksi pembayaran nontunai di jalan tol harus mencapai 60 persen pada September dan 100 persen hingga akhir Oktober. "Bahkan ada ruas dan gerbang kami sudah 80 persen," ucap Ricky.

    Jumlah lalu lintas kendaraan setiap hari di Jalan Tol JORR mencapai 450 ribu. Lima persen di antaranya merupakan kendaraan golongan II-V atau kendaraan besar. Dari semua kendaraan tersebut, mayoritas yang belum melakukan transaksi pembayaran nontunai adalah kendaraan besar di atas golongan II. "Golongan I sebagian besar sudah beralih ke pembayaran nontunai," tuturnya.

    Baca: Pengguna Tol Cikampek Dukung Pembayaran Nontunai  

    Sebetulnya, menurut Ricky, semua gerbang tol yang dikelola perusahaannya sudah bisa melayani transaksi nontunai. Namun, untuk mengantisipasi yang belum memiliki uang elektronik, masih ditempatkan petugas untuk melayani transaksi reguler. "Kami genjot sosialisasi agar target tercapai," katanya.

    Berdasarkan data dari PT JLJ, jumlah gerbang yang berada di Jalan Tol JORR mencapai 38 titik dengan jumlah gardu 163 buah. Gardu tol otomatis yang sudah terpasang sebanyak 69 gardu, sedangkan semi-otomatis mencapai 88 dan gardu multi-golongan enam unit. "Semi-otomatis adalah transisi ke otomatis sampai akhir bulan ini," ucap Ricky.

    Direktur Teknik dan Operasional PT JLJ Satria Ganefanto mengatakan sosialisasi transaksi pembayaran nontunai sudah dilakukan sejak Juli 2017. Sampai saat ini, kata dia, pihaknya masih terus melakukan sosialisasi agar pengguna jalan tol segera beralih dari tunai ke nontunai. "Sosialisasi melalui spanduk-spanduk di jalan tol dan gardu," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.