Jumat, 21 September 2018

Mengintip 23 Janji Anies-Sandi Melalui Buku Tim Sinkronisasi

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur dan Wakil Gubernur  DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno beserta tim sinkronisasi memaparkan rancangan kerja mereka selama enam bulan terakhir menjelang pelantikan pekan depan, di Melawai, Jakarta Selatan. FOTO: TEMPO/Zara

    Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno beserta tim sinkronisasi memaparkan rancangan kerja mereka selama enam bulan terakhir menjelang pelantikan pekan depan, di Melawai, Jakarta Selatan. FOTO: TEMPO/Zara

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno menduduki kursi jabatanya mulai Senin, 16 Oktober 2017. Sebelum berkantor di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Anies-Sandi menerima hasil pemikirannya yang dijabarkan tim sinkronisasi dalam bentuk buku.

    Tim sinkronisasi Anies-Sandi yang diketuai Sudirman Said menyerahkan buku dan compact disc (CD) berjudul  Sumbangan Pemikiran Untuk Jakarta kepada Anies dan Sandi di markas relawan, Jalan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat pagi.

    "Saya mewakili rekan tim sinkronisasi melaporkan hasil kerja kami kepada gubernur dan wakil gubernur terpilih," kata Sudirman saat peluncuran buku dan CD, Jumat, 13 Oktober 2017. Dalam buku setebal 223 halaman tersebut, tim sinkronisasi menjabarkan susunan rancangan program kerja Anies-Sandi selama lima tahun ke depan.

    "Ini sudah kami selesaikan semua dan telah disampaikan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta," kata Sudirman. Menurut Sudirman, dalam buku tersebut terdapat 167 program dan 527 kegiatan yang terbagi dalam 14 bidang untuk Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2018.

    "Itu didasari oleh 23 janji kerja Anies-Sandi," ucap Sudirman. Sedangkan CD yang tersedia bersama buku tersebut menyimpan kumpulan rekaman presentasi dalam berbagai pertemuan yang telah digelar tim sinkronisasi.

    Sudirman menjelaskan, tim sinkronisasi telah menggelar 232 pertemuan untuk menyusun rancangan program kerja tersebut. Pertemuan itu melibatkan 3.032 perwakilan masyarakat Jakarta. Timnya juga menggelar 18 pertemuan dengan SKPD yang diikuti 2.700 peserta. "Jadi ini merupakan proses yang kolaboratif, masif, dan partisipatif," kata Sudirman.

    Tim sinkronisasi Anies-Sandi terdiri dari dua tim, yakni tim pengarah dan tim pakar dari berbagai bidang. Tim pengarah terdiri dari 201 anggota yang melibatkan 12 kelompok kerja, sedangkan tim pakar terdiri dari 113 ahli dan 18 kelompok kerja.

    Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengatakan, tim sinkronisasi amat menbantu Anies-Sandi dalam proses transisi menuju kursi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. "Saya mengapresiasi kerja yang mengubah persepsi bahwa setelah Pilkada diikuti aksi selebrasi,” ujar Sandi.

    “Terkadang malah melupakan esensi transisi kepala daerah untuk menyiapkan lima tahun ke depan," kata  Sandi.

    Gubernur Anies Baswedan mengatakan buku hasil kerja tim sinkronisasi tersebut menjadi bekal duet Anies-Sandi sebelum dilantik pada 16 Oktober 2017 mendatang. "Saya bersyukur tim sinkronisasi memberi bekal ini."

    ZARA AMELIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.