Selasa, 19 Juni 2018

Anies dan Timnya Beda Penjelasan Soal Reklamasi Teluk Jakarta

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur dan Wakil Gubernur  DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno beserta tim sinkronisasi memaparkan rancangan kerja mereka selama enam bulan terakhir menjelang pelantikan pekan depan, di Melawai, Jakarta Selatan. FOTO: TEMPO/Zara

    Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno beserta tim sinkronisasi memaparkan rancangan kerja mereka selama enam bulan terakhir menjelang pelantikan pekan depan, di Melawai, Jakarta Selatan. FOTO: TEMPO/Zara

    TEMPO.CO, JAKARTA - Kata penolakan reklamasi tak lagi muncul dari tim Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

    Ketua Tim Sinkronisasi Anies-Sandi, Sudirman Said, mengatakan bakal melakukan pengkajian mendalam tentang proyek reklamasi Teluk Jakarta. "Kami akan mengimplementasikan masalah strategi reklamasi," kata Sudirman dalam keterangan pers di Jalan Melawai, Jakarta, Jumat, 13 Oktober 2017. 

    Sudirman  menuturkan timnya ingin meluruskan kajian rekomendasi yang diperlukan. "Untuk melihat aspek hukum, lingkungan, serta ekonomi, sampai kemanfaatan umum," ucapnya.

    Adapun Gubernur DKI terpilih, Anies, berbeda penjelasan dengan timnya. Dia menegaskan menolak proyek reklamasi. "Sikap kami sesuai dengan yang tertulis di kampanye," kata Anies di acara yang sama.

    Namun Anies tak mau menerangkan detail langkah selanjutnya terkait dengan proyek tersebut karena pemerintah pusat sudah mencabut moratorium reklamasi. "Semua akan saya jelaskan setelah nanti bertugas."

    Anies-Sandi akan dilantik pada Senin sore, 16 Oktober 2017. Pada malam harinya akan diselenggarakan acara serah-terima jabatan bersama dengan Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota. Hari ini adalah hari terakhir Djarot menjabat gubernur karena masa tugasnya habis, besok, Sabtu, 14 Oktober 2017. Pelantikan baru dilaksanakan Senin pekan depan karena harus dilaksanakan pada hari kerja.

    Dalam janjinya semasa kampanye, Anies-Sandi menolak reklamasi di Teluk Jakarta, berbeda dengan Ahok-Djarot yang getol mengupayakan reklamasi. Belakangan, reklamasi dihentikan sementara karena banyak hal tak sesuai dengan aturan. Namun moratorium dicabut Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, pekan lalu.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Timnas dengan Trofi Piala Dunia Terbanyak

    Merebut gelar juara di Piala Dunia bukan hal yang mudah. Dalam kompetisi empat tahunan itu, tim nasional dari berbagai negara harus bersaing ketat.