Senin Dilantik, Gubernur Anies Belum Sempat Melihat Rumah Dinas

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan menjawab pertanyaan wartawan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, 21 Juni 2017. Tempo/Irsyan

    Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan menjawab pertanyaan wartawan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, 21 Juni 2017. Tempo/Irsyan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan, berencana menempati rumah dinas sehari setelah pelantikan pada Senin, 16 Oktober 2017. Namun, dia belum memberi kepastian tanggal berapa akan menempatinya.

    "Belum tahu kapan ditempati, tapi mungkin tanggal tujuh belas," kata Anies di kantor relawan Anies-Sandi, Melawai, Jakarta Selatan, Jumat, 13 Oktober 2017. Sebagai Gubernur DKI Jakarta terpilih periode 2017-2022, Anies akan difasilitasi dengan sebuah rumah dinas gubernur di Jalan Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

    "Sekarang saya tinggal di Jakarta Selatan, maka akan jauh lebih mudah kalau tinggal di rumah dinas untuk menuju Balai Kota di Jakarta Pusat," kata Anies. Meski akan pindah tempat tinggal dalam beberapa hari lagi, namun Anies belum memindahkan barang-barang dari rumahnya ke rumah dinas.

    Menurut Anies, anak-anaknya yang menjadi salah satu pertimbangan baginya untuk tidak terlalu terburu-buru pindah rumah. "Ada anak-anak yang masih sekolah," kata Anies. Bahkan, kata Anies, dirinya dan keluarganya belum sempat melihat rumah dinasnya tersebut. "Kita belum lihat dan belum masuk," ucap Anies.

    Anies-Sandi akan dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Senin sore, 16 Oktober 2017. Anies-Sandi akan memimpin Jakarta selama lima tahun ke depan setelah mengalahkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada Jakarta 2017.

    ZARA AMELIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.