Ayah Membunuh Istri dan 2 Anaknya, Begini Kagetnya Para Tetangga

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tetangga dan kerabat yang datang ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang langsung histeris, saat melihat ketiga korban. MARIFKA WAHYU HIDAYAT

    Tetangga dan kerabat yang datang ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang langsung histeris, saat melihat ketiga korban. MARIFKA WAHYU HIDAYAT

    TEMPO.CO, Tangerang -Para tetangga tidak percaya aksi pembunuhan Lukman Nurul Hidayah, 37 tahun yang dikenal sebagai kepala keluarga yang baik, pendiam dan aktif berkegiatan sosial di masyarakat.

    "Kami tidak percaya, kok bisa? Selama ini keluarga Lukman terlihat baik baik saja, tak pernah cekcok," ujar Nurdin Lucas, 35 tahun tetangga yang rumahnya bersebelahan dengan Lukman saat ditemui Tempo dilokasi, Sabtu 14 Oktober 2017.
    Baca : Ayah Pembunuh Istri dan 2 Anaknya Dijerat Lex Specialis, Sebab...

    Nurdin juga mengaku tidak pernah mendengar pasangan suami istri itu cekcok ataupun ribut-ribut. "Biasa saja, semua terlihat normal," katanya.

    Bahkan pada malam kejadian Lukman membunuh istri dan dua anaknya, Nurdin mengaku tidak tahu dan tidak mendengar apa-apa. "Saya lihat memang sejak Magrib lampu depan mati dan gelap, sama sekali tidak mendengar suara apa-apa," katanya.

    Nurdin dan warga sekitar mengetahui pembunuhan itu setelah polisi ramai mendatangi tempat kejadian perkara pada Jumat malam pukul 20.00 WIB.

    Sumarmati, 47 tahun, warga perumahan itu juga mengakui jika tak ada sesuatu yang janggal dalam keluarga itu selama ini. "Semua berjalan biasa saja,"katanya.

    Sebelumnya, Lukman tega melakukan tindakan kejam menghabisi nyawa istrinya, Ana Robinah (36) dan dua anaknya,  Syifa Syakilla (9) dan Carisa Humaira (3).

    Pembunuhan sadistis yang dilakukan Lukman terjadi pada Jumat petang, 13 Oktober 2017. Setelah cekcok mulut dengan istrinya, karyawan pabrik itu kalap menghujani istrinya dengan sebilah pisau. Dua anaknya turut menjadi korban. Ketiganya tewas berlumuran darah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.