Kecelakaan Bus Tewaskan Penumpang, Sopir Doa Ibu Ugal-ugalan

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kecelakaan Bus. albedaiah.com

    Ilustrasi Kecelakaan Bus. albedaiah.com

    TEMPO.CO, Bogor - Kecelakaan bus milik perusahaan Doa Ibu terjadi di ruas tol Jagorawi Km 42,2, Desa Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada jalur arah Puncak, Senin, 16 Oktober 2017. Bus rute Tasikmalaya-Jakarta itu menabrak truk tronton.

    Baca juga: Sopir Bus Kecelakaan di Puncak Tak Punya SIM

    "Kecelakaannya terjadi sekitar pukul 05.30. Diduga, sopir bus PO Doa Ibu mengemudikan kendaraannya dalam kecepatan tinggi alias ugal-ugalan," kata Kepala Kesatuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor Ajun Komisaris Hasby Ristama, Senin.

    Hasby mengatakan, dalam peristiwa kecelakaan ini, satu penumpang bus bernama Chaerudin meninggal. Korban 49 tahun itu merupakan warga Kampung Bobojong, Desa Cuharasahas, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Bogor.

    "Korban tewas akibat luka parah di bagian kepala dan saat ini sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ciawi," ucapnya.

    Selain mengakibatkan satu korban tewas, peristiwa kecelakaan bus PO Doa Ibu dengan kendaraan dump truck Mitsubishi bernomor polisi B-9014-TJ ini mengakibatkan satu orang luka berat dan dua lain luka ringan.

    "Ketiga korban luka merupakan penumpang bus. Saat ini ketiganya sudah dibawa ke RSUD Ciawi untuk mendapat perawatan medis," ujar Hasby menjelaskan soal kecelakaan bus itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.