Tembus Macet, Anies Dibonceng Motor Patwal Dishub ke Balai Kota

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dibonceng petugas patwal Dinas Perhubungan DKI ke Balai Kota DKI karena terjebak macet, 20 Oktober 2017. Tempo /Friski Riana

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dibonceng petugas patwal Dinas Perhubungan DKI ke Balai Kota DKI karena terjebak macet, 20 Oktober 2017. Tempo /Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tiba di Balai Kota DKI pukul 07.45 WIB setelah menembus kemacetan dengan membonceng sepeda motor Patroli Pengawal Dinas Perhubungan yang biasa digunakan untuk mengawal mobilnya. "Iya macet sekali tadi. Macet sekali," kata Anies.

    Anies merasa, macet hari ini begitu ektrim dan tidak seperti biasanya. Semula ia naik mobil dari rumahnya, lalu akhirnya memutuskan untuk turun dan berboncengan dengan Mutman, pengendara motor patwal tersebut.
    Baca : Proyek Underpassa dan Flyover Molor, Anies: Di Luar Kendali Pemda

    Menurut Anies, kemacetan hari ini memang biasa terjadi di kawasan tempat tinggalnya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, lantaran menjadi salah satu titik pembangunan mass rapid transit (MRT). "Jadi memang Jumat pagi ini entah kenapa macetnya lebih dari biasanya. Jadi harus pindah naik motor," ujarnya.

    Anies menuturkan, berpindah kendaraan sebetulnya bukan sesuatu yang baru baginya. Selama 10 tahun ini, Anies mengaku selalu menyiapkan perlengkapan berkendara roda dua. Seperti hari ini, Anies pun melengkapi dirinya dengan mengenakan helm, jaket, dan masker.

    Kendati begitu, Anies merasa naik motor patwal juga tidak sepenuhnya fleksibel, karena ukuran motor yang cukup besar menyulitkan untuk menyelip di antara mobil-mobil. Tetapi, ia menilai bahwa kemacetan itulah yang ikut dirasakan jutaan warga lainnya di pagi hari karena proses beberapa proyek.

    "Ini growing pain. Sesuatu terasa berat ketika sedang menjalani. Kalau gigi mau tumbuh, mau muncul sakit. Tapi pas sudah tumbuh merasakan fungsinya," demikian Anies Baswedan.

     Baca juga: Inilah Penyebab Pidato Gubernur Anies Soal Pribumi Bikin Geger


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    GERD Memang Tak Membunuhmu tapi Dampaknya Bikin Sengsara

    Walau tak mematikan, Gastroesophageal reflux disease alias GERD menyebabkan berbagai kesengsaraan.