Antisipasi Banjir, Saluran Air di Jakarta Barat Dinormalisasi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja melakukan pembangunan gorong-gorong saluran air di Jalan Ubi, Mangga Besar, Jakarta, 22 Agustus 2016. Memasuki musim hujan, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) DKI melakukan perbaikan sistem drainase. TEMPO/Subekti

    Pekerja melakukan pembangunan gorong-gorong saluran air di Jalan Ubi, Mangga Besar, Jakarta, 22 Agustus 2016. Memasuki musim hujan, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) DKI melakukan perbaikan sistem drainase. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menormalisasi saluran-saluran air untuk meminimalkan genangan dan mencegah banjir di musim hujan kali ini. "Normalisasi sebagian saluran sudah selesai dikerjakan dan sebagian lagi masih dalam proses pengerjaan," kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat Imron saat dihubungi Tempo pada Jumat, 20 Oktober 2017.

    Dia mengungkapkan, sejumlah lokasi saluran yang dinormalisasi di antaranya berada di Jalan Pejuangan Kebon Jeruk, Jalan Palmerah Barat, Jalan Moch. Mansyur, Jalan Tubagus Angke, Jalan Kamal Raya, Jalan Tanjung Duren, Jalan Kalianyar Raya, Jalan Jembatan Besi 8, Jalan Pekapuran 1, Jalan Sawah Lio 1, Jalan Sawah Lio Raya, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Zam Zam, dan Jalan Kampung Belakang.
    Baca: Bekasi Berharap Cegah Banjir Lewat Proyek Kolam Retensi, Sebab...

    "Kami menargetkan pengerjaan normalisasi saluran air akan rampung pada pertengahan Desember 2017," kata Imron.

    Untuk itu, dia juga berharap masyarakat pengguna jalan dapat memaklumi jika sementara waktu perjalanan terganggu dengan adanya proyek pengerjaan normalisasi tersebut.

    Pengerjaan proyek yang antara lain untuk mencegah banjir tersebut dilakukan bekerja sama dengan pekerja harian lepas (PHL) serta penanggulangan prasarana dan sarana umum (PPSU), sehingga diharapkan pengerjaan normalisasi saluran air menjadi lebih cepat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.