Begini Siasat Rute Transjakarta Hindari Terjebak Macet di Jakarta

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana proyek pembangunan Underpass Mampang-Kuningan, Jakarta Selatan, 24 Juli 2017. Underpass ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi setiap hari. TEMPO/Imam Sukamto

    Suasana proyek pembangunan Underpass Mampang-Kuningan, Jakarta Selatan, 24 Juli 2017. Underpass ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi setiap hari. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta -Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono menindaklanjuti instruksi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, untuk mencari rute alternatif bus supaya tak terjebak macet di lokasi yang bersinggungan dengan proyek infrastruktur.

    "Jadi nanti ada penyesuaian rute. Transjakarta akan mengeluarkan dua layanan baru," kata Budi Kaliwono di Balai Kota DKI, Jumat, 20 Oktober 2017 soal siasat mencegah terjebak macet tersebut.

    Budi Kaliwono menyebutkan dua layanan itu adalah Layanan Ekspres atau cepat yang melalui jalan tol, dan Layanan Lintas Koridor. Rencananya, dua layanan tersebut mulai diberlakukan pada Senin pekan depan, 23 Oktober 2017.
    Baca : Kemacetan Bikin Rugi Rp 67 Triliun, Ini Jawaban Bappeda DKI

    Untuk layanan ekspres, ada tiga modifikasi rute yang dilakukan Transjakarta, yaitu di rute Cililitan-Tanjung Priok, Tanjung Priok-Cililitan, dan Pinang Ranti-Kampung Melayu.

    Pada rute Cililitan ke Tanjung Priok, bus akan menghindari Halte UKI. Jadi, bus akan berangkat dari Halte PGC-BKN-Halte Penas Kalimalang-masuk Tol Penas-keluar Tol Plumpang-Halte Walikota Jakarta Utara-Koja-Enggano-Tanjung Priok. Modifikasi rute itu akan dilaksanakan mulai pukul 06.00-10.00, dan 16.00-20.00 dengan headway per 30 menit.

    "Jadi pelanggan yang mau ke Kelapa Gading silakan turun di Plumpang karena cuma 30 menit. Dari plumpang mereka bisa pindah halte ke sebelah, balik ke Kelapa Gading lebih cepat," ujarnya.

    Untuk rute sebaliknya, bus akan melewati Halte Tanjung Priok-Enggano-Koja-Walikota Jakarta Utara-Sunter Artha Gading-masuk tol-keluar Penas-Cawang Sutoyo-UKI-BKN-PGC. Rute tersebut berlaku pada pukul 06.00-09.00 dengan jeda per 30 menit.

    Rute ekspres lainnya juga diberlakukan di Kampung Rambutan-Kampung Melayu pada pukul 06.00-09.00. Bus akan melalui Halte Kampung Rambutan-putar di Tanah Merdeka, masuk tol arah Cawang-UKI-BNN-Cawang Otista sampai dengan Kampung Melayu. "Itu rute bonus mengobati kekecewaan karena macet," tuturnya.
    Simak pula : Kurangi Kemacetan Jakarta, Rhenald Kasali Usulkan Flexi Time

    Sedangkan pada layanan lintas koridor, rute yang akan diterapkan adalah Pulogadung-Harmoni, Cililitan-Dukuh Atas, dan Monas-Ragunan. Layanan tersebut akan memaksimalkan koridor-koridor lain yang masih steril. "Lintas itu dari satu titik masuk koridor-koridor lain untuk bisa memberikan kepastian waktu tempuh," kata Budi Kaliwono.

    Di rute Pulogadung-Harmoni, bus akan berangkat dari Halte Pulogadung-Bermis-Asmi keluar jalur-masuk Koridor X ke Rawasari-Pramuka BPKP (masuk Koridor IV)-Pasar Genjing-Matraman kanan Carolus-Pal Putih-Senen Atrium-RSPAD-Gambir 1-lewat Istana-Harmoni. Rute berlaku mulai pukul 06.00-10.00, dan 16.00-20.00.

    Untuk Cililitan-Dukuh Atas, bus akan melalui Halte UKI-Pramuka BPKP, masuk Koridor IV sampai dengan Dukuh Atas. Budi Kaliwono menargetkan lama perjalanan 45 menit. Rute berlaku di pagi hari saja, pukul 06.00-09.00.

    Adapun modifikasi menghindari macet di rute Monas-Ragunan, layanan dimulai sore hari pukul 15.00-21.00. Bus akan melalui Monas-BI-Sarinah sampai dengan Polda-belok kiri Bundaran Senayan-belok kiri arah Patimura-Mabes Polri-masuk Koridor 13 sampai dengan Tendean Mampang-Ragunan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.