Senin, 19 Februari 2018

Ditanya Reklamasi, Anies Baswedan: Baca Majalah Tempo Saja

Reporter:

Larissa Huda

Editor:

Suseno

Senin, 23 Oktober 2017 11:27 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ditanya Reklamasi, Anies Baswedan: Baca Majalah Tempo Saja

    Prabowo Subianto mengucapkan selamat kepada Anies Baswedan usai dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 di Istana Negara, Jakarta, 16 Oktober 2017. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ternyata pernah bertemu dengan sejumlah pengembang reklamasi teluk Jakarta pada Agustus lalu. Pertemuan digelar di rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Namun pertemuan itu diatur tanpa sepengetahuan Anies.

    Majalah Tempo edisi pekan ini menuliskan, Anies datang ke Hambalang atas undangan Prabowo untuk makan siang. Ia kaget ketika tiba di sana sudah ada dua tamu Prabowo yang tiba terlebih dahulu. Mereka adalah adalah bos Grup Artha Graha, Tomy Winata, dan pemilik Grup Agung Sedayu yang punya lima pulau reklamasi, Richard Halim Kusuma. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta dari Gerindra, Muhammad Taufik, juga terlihat ada di sana.

    Simak juga: Ditanya Soal Reklamasi, Anies: Nanti, Deh; Sandi: Mau Tahu, Ya? 

    Dalam pertemuan inilah Anies ‘dipaksa’ membahas masalah reklamasi teluk Jakarta. Dia lebih banyak mendengarkan dibanding menanggapi omongan para pengembang. Ketika diminta tanggapan ihwal pertemuan itu, Anies tak mau buka suara. "Oh, yang majalah Tempo. Ya, baca majalah Tempo saja komentarnya," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Senin, 23 Oktober 2017.

    Baca: Menteri Luhut Berkeras Lanjutkan Reklamasi, Ini Kata Sandiaga

    Saat ditemui Kamis lalu, Muhammad Taufik membenarkan adanya pertemuan itu . Namun dia tidak mau mengungkap isi pertemuan. “Pertemuan itu hanya untuk kulonuwun ke gubernur baru," katanya.

    Adapun Tomy Winata menyatakan tak tahu ada pertemuan di Hambalang. Dia beralasan sedang berada di Eropa selama sebulan terakhir. "Mungkin informasinya tidak pas," kata Tomy melalui pesan pendek. "Kami di Eropa sampai akhir bulan. Salam. GBU."

    Kuasa hukum PT Kapuk Naga Indah, Kresna Wasedanto, mengatakan Richard belum bisa berbicara kepada media mengenai perkembangan proyek reklamasi. Dia tak tahu kliennya pernah bertemu dengan Anies Baswedan untuk membicarakan proyek itu. "Kami bakal patuh kepada aturan hukum," ujar Kresna.

    Majalah Berita Mingguan Tempo bisa diunduh di Store Tempo, Google Play, dan App Store


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan meliputi kualitas, potensi, kesimbangan sumber daya hutan dan lingkungan hidup.