Setelah Uus, Penulis Moammar Emka Akan Jadi Saksi Nikita Mirzani

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nikita Mirzani memberi keterangan kepada wartawan setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi tentang cuitan hoax di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 20 Oktober 2017. Selanjutnya Tim Kuasa Hukum Nikita Mirzani akan datangkan dua artis sebagai saksi yang meringankan klien mereka. TEMPO/Maria Fransisca.

    Nikita Mirzani memberi keterangan kepada wartawan setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi tentang cuitan hoax di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, 20 Oktober 2017. Selanjutnya Tim Kuasa Hukum Nikita Mirzani akan datangkan dua artis sebagai saksi yang meringankan klien mereka. TEMPO/Maria Fransisca.

    TEMPO.CO, Jakarta -Kuasa Hukum Nikita Mirzani, Aulia Fahmi mengatakan setelah komedian Rizky Firdaus alias Uus datang ke Polda sebagai saksi, kemungkinan ada tokoh lain.

    “Kemungkinan Moammar Emka, dia berteman langsung dengan Nikita di Twitter, sebagai saksi fakta,” ujarnya di Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Selasa, 24 Oktober 2017.
    Baca : Jadi Saksi untuk Nikita Mirzani. Uus: Gue Kena Duluan

    Aulia datang ke Polda bersama Uus sebagai saksi kasus pencemaran nama baik yang dilakukan tiga organisasi masyarakat terhadap Nikita Mirzani. “Tadi ada 13 pertanyaan, kalau mengenai barang bukti sampai saat ini masih pendalaman di digital forensik,” jelasnya.

    Dia juga mengatakan masih akan menambah saksi lagi agar polisi dapat bergerak dengan cepat menemukan pelaku dan menindaknya. “Nama Niki sudah dicermarkan sedemikian rupa, satu Indonesia anggap Nikita hina panglima, sebenarnya tidak,” kata Aulia.

    Komedian Uus mengatakan dirinya datang sebagai saksi lantaran pernah mengalami hal yang sama dengan Nikita. “Kalau enggak suka (dengan Nikita) mah ngomong aja langsung, telepon menejernya ajak ketemuan, ajak berantem,” tutur Uus.

    Nikita dilaporkan oleh tiga organisasi kemasyarakatan gara-gara cuitan @NikitaMirzani yang berbunyi, "Film G30S/PKI Kurang Seru. Seharusnya Panglima Gatot juga Dimasukkan ke lubang buaya pasti seru". Nikita mengakui akun itu memang miliknya namun dia menegaskan tidak pernah menuliskan kalimat itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.