Dituduh Jadi Sarang Prostitusi, Ini Jawaban Jubir Hotel Alexis

Reporter:
Editor:

Untung Widyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Corporate Affair Alexis Grup Lina Novita (kanan) dan Muhammad Fajri memberikan keterangan pers di Hotel Alexis, Jakarta, 31 Oktober 2017.Tempo/ Fakhri Hermansyah

    Corporate Affair Alexis Grup Lina Novita (kanan) dan Muhammad Fajri memberikan keterangan pers di Hotel Alexis, Jakarta, 31 Oktober 2017.Tempo/ Fakhri Hermansyah

    Jakarta - Manajemen Alexis Group memberi tanggapan atas tidak diperpanjangnya Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

    Juru bicara Alexis Group, Lina Novita mengatakan siap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencari solusi atas perizinan tersebut.

    Baca juga: Ladies Court Masih Berjejer di Bar Hotel Alex

    "Kami mohon kepada Pihak Pemda DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Perizinan untuk dapat memberikan solusi terbaik," ujar Lina di lantai 2 Hotel Alexis, Jalan R.E Martadinata No.1, Pademangan, Jakarta Utara, pada Selasa, 31 Oktober 2017.

    Lina mengatakan, pihaknya menghargai keputusan Dinas PTSP yang belum memperpanjang izin mereka. Atas keputusan tersebut, Lina mengatakan telah menghentikan sementara kegiatan operasional hotel dan griya pijat Alexis.

    Menurut Lina, Alexis Group menerima keputusan tersebut. Lina mengatakan tidak ada rencana melakukan gugatan hukum. Dirinya berharap dapat menyelesaikan masalah dengan proses audiensi.

    "Dalam waktu dekat kami ingin mengajak audiensi," ujarnya.

    Terkait dugaan adanya praktek asusila, Lina membantah hotel dan griya pijat Alexis melakukan pelangaran baik peredaran narkoba maupun praktek prostitusi. Selama ini, hotel Alexis diklaim telah memenuhi perizinan maupun operasional.

    "Tidak pernah ditemukan pelanggaran," ujarnya.

    Simak juga: Anggota DPRD DKI Ini Tantang Anies-Sandi Cabut Izin Serupa Alexis

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melanjutkan TDUP Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis. Keputusan tersebut dikeluarkan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) pada 27 Oktober 2017. Tanpa adanya TDUP, Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis tidak lagi legal beroperasi setelah izinnya habis.

    Keputusan tidak memperpanjang izin Hotel Alexis berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2013, Perda Nomor 1 Tahun 2014, Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 18 Tahun 2016, Perda Nomor 2015, dan Peraturan Gubernur Nomor 113 tentang Pendaftaran Usaha Pariwisata.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.