PLN Bekasi Pasang 10.000 Sambungan Listrik ke `Perumahan Jokowi`

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi listrik. Dok. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Ilustrasi listrik. Dok. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Bekasi -PT. PLN (Persero) Area Bekasi memasang 2.500 sambungan listrik di perumahan yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Selasa, 31 Oktober 2017. "Kalau secara keseluruhan sudah 10.000-an," kata Manajer PT. PLN (Persero) Area Bekasi, Reny Wahyu Setiawan di Bekasi, Selasa, 31 Oktober 2017.

    Menurut dia, 8.000 sambungan listrik sudah dipasang secara bertahap sejak sejumlah unit di perumahan itu dibangun hingga diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Mei 2017 lalu. "Ini bagian dari dukungan kami terhadap program sejuta rumah dari presiden," kata Reny.
    Baca : Ekonomi Melambat, Proyek Listrik 35 Ribu MW Disesuaikan

    Selain 2.500 di perumahan itu, kata dia, pihaknya juga memasang sambungan sebanyak 5.700 lagi di seluruh wilayah Bekasi kota dan kabupaten. Hal itu bersamaan dengan Hari Ulang Tahun PLN yang ke-72. "Tapi, paling banyak dipasang sambungan berada Lemah Abang dan Cikarang," kata Reny lagi.

    Dari semua sambungan yang dipasang, 500 diantaranya merupakan subdisi sambungan dari pemerintah provinsi Jawa Barat. Sambungan gratis tersebut diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Bekasi. "Mayoritas penerima subsidi wilayah pinggiran, seperti Pebayuran, Muara Gembong, Cabangbungin, dan lainnya," ujar Reny.

    Reny menambahkan, sisa tahun ini pihaknya masih menyasar 29 ribu sambungan baru. Sebab, dari target yang ditetapkannya sebanyak 112 ribu selama 2017, baru terealisasi sebanyak 83.000. "Target kami 10 ribu sambungan baru setiap bulan, karena masih banyak tempat tinggal listriknya menumpang," kata dia.

    Reny menjamin pasokan listrik masih cukup memenuhi kebutuhan di wilayah Bekasi. Dengan pasokan interkoneksi baik dari Pembangkit Listrik Tenaga Uapa (PLTU) Muara Tawar, listrik Bekasi juga dipasok dari pembangkit lain Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata di Bandung, Jawa Barat. "400 Mega Watt lagi masih mampu," katanya. "Gambarannya 1 Mega Watt untuk satu kecamatan."

    Juru bicara PT. PLN (Persero) Area Bekasi, Harwito mengatakan, emasangan instalasi listrik diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 27 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PLN. "Acuan tarifnya sangat jelas,” kata Harwito.

    Untuk pemasangan instalasi listrik dengan daya 900 VA biayanya sebesar Rp 843 ribu, daya 1.300 VA tarifnya Rp 1,218 juta, daya 2.200 VA ongkosnya Rp 2,062 juta, dan daya 3.500 VA sebesar Rp 3,391 juta. Anggapan pemasangan listrik menjadi mahal jika diurus melalui calo. Karena itu, ia meminta masyarakat mengurus sendiri melalui layanan internet dengan mengakses www.pln.co.id atau menghubungi call center ke 123.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.