Razia Narkoba di Kampung Berlan, Polisi Tangkap 1 Pengguna Lagi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktorat Reserse Narkoba Polisi Resor Jakarta Timur menggeledah  kembali empat rumah di Kampung Berlan, Matraman, Jakarta Timur, Ahad, 5 November 2017. Keempat rumah tersebut merupakan lokasi razia narkoba pada Sabtu malam, 4 November 2017. Tempo/M. Yusuf Manurung

    Direktorat Reserse Narkoba Polisi Resor Jakarta Timur menggeledah kembali empat rumah di Kampung Berlan, Matraman, Jakarta Timur, Ahad, 5 November 2017. Keempat rumah tersebut merupakan lokasi razia narkoba pada Sabtu malam, 4 November 2017. Tempo/M. Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Resor Jakarta Timur kembali menggeledah empat rumah di sekitar Jalan Kesatrian, Kampung Berlan, Matraman, Jakarta Timur, sore ini. Keempat rumah tersebut merupakan lokasi operasi narkoba yang digerebek pada Sabtu malam, 4 November 2017.

    "Untuk memastikan kembali ini steril atau enggak," Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestro Jakarta Timur‎ Ajun Komisaris Besar Tumpak Simangunsong di lokasi kejadian, Ahad, 5 November 2017.

    Polisi memeriksa satu per satu rumah tersebut dengan menurunkan dua anjing pelacak. Polisi juga turut memeriksa beberapa atap rumah warga Kampung Berlan. Salah seorang pelaku bernama Gerald diduga sempat melemparkan barang bukti sabu-sabu ke atap rumah.

    Baca: Gelar Razia Narkoba di Berlan, Polisi Periksa 14 Orang

    Dua rumah dibuka paksa oleh polisi karena dikunci dengan gembok. Atas izin Ketua RW setempat, polisi merusak gembok untuk melakukan pemeriksaan. "Nanti kita ganti gembok yang baru," ujar Tumpak.

    Setelah sekitar satu setengah jam melakukan pemeriksaan, polisi tidak menemukan barang bukti lain. Namun, polisi menangkap satu orang, Samson, 33 tahun.

    Ketika ditangkap, Samson mengaku sebagai pengguna narkoba. Samson kemudian dibawa ke Polres Jakarta Timur untuk diperiksa.

    Pada penggerebekan Sabtu lalu, polisi menahan 14 orang yang diduga pengguna sabu-sabu serta mengamankan barang bukti beberapa paket sabu, alat isap atau bong, serta senjata tajam. Belasan orang yang ditangkap tersebut, yakni Gerald Matakena, Devi Yuliani, Uci Sanusi, Marsel Renghat P. Ayal, Agus Surahman, Mohammad Gian Wiratma, Juraidah, Pipit Nurhayati, Wahyu, Melinda Septiana, Daniel Mose, M. Zaenuddin, Rama Esa Nugraha, dan Besar Amru Hudoyo.

    Menurut Tumpak, setelah memeriksa 14 orang tersebut, mereka mengatakan mendapatkan sabu dari Kampung Berlan. "Pelaku yang kita amankan bilang asal barang dari Berlan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?