Minggu, 22 September 2019

Cerita Saksi Sebelum Dokter Hilmi Tembak Istri di Klinik Azzahra

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana lokasi peristiwa penembakan sadis dokter Hilmi terhadap istrinya, dokter Letty Sultry, di Azzahra Medical Center, Jalan Dewi Sartika No. 352, Cawang, Jakarta Timur, 9 November 2017. Foto: TEMPO/Dewi N.

    Suasana lokasi peristiwa penembakan sadis dokter Hilmi terhadap istrinya, dokter Letty Sultry, di Azzahra Medical Center, Jalan Dewi Sartika No. 352, Cawang, Jakarta Timur, 9 November 2017. Foto: TEMPO/Dewi N.

    TEMPO.CO, Jakarta - Dokter Hilmi, pelaku penembakan istrinya sendiri dokter Letty Sultri, datang ke Azzahra Medical Centre, Jakarta Timur, diketahui menggunakan ojek online. Hal itu diungkapkan salah satu saksi, Sunarto, 43 tahun, penjual mi ayam tepat di sebelah klinik tersebut.

    "Dia datang naik Go-Jek," kata Sunarto, di lokasi kejadian penembakan sadis tersebut, Kamis sore, 9 November 2017.

    Sekitar pukul 14.00, Hilmi melepaskan enam tembakan ke arah Letty yang membuatnya tewas di tempat. Setelah menembaki istrinya, pelaku juga pergi dengan menggunakan driver ojek online yang sama. "Nungguin dia," katanya.

    Baca: Seorang Dokter Tewas dalam Penembakan di Jakarta Timur Diduga...

    Sunarto bercerita, ketika pelaku keluar dari klinik, tidak ada ekspresi tegang atau panik. Sambil menenteng pistol di tangannya, pelaku naik ke atas sepeda motor dan pergi. "Mukanya tenang-tenang aja," katanya.

    Sunarto mengatakan ketika terdengar suara tembakan, banyak warga yang datang menonton di depan pagar klinik. Dari luar, Sunarto melihat pelaku sempat mengisi kembali peluru dan melepaskannya ke arah Letty. "Pintu itu kan kebuka," katanya.

    Walau banyak yang melihat, warga tidak berani mendekat apalagi mencegah karena pelaku masih memegang senjata api. "Orang nonton di sini rame tapi enggak ada yang berani, pistolnya masih aktif," katanya.

    Polisi mengatakan dugaan sementara pelaku penembakan membunuh istrinya karena tidak terima korban mengajukan gugatan cerai. Dokter Hilmi lantas datang ke klinik Azzahra, tempat Letty bekerja, dan menghabisi nyawa istrinya dengan enam tembakan. Hilmi dan Letty telah menikah selama lima tahun tapi belum dikaruniai anak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe