Kerusuhan di Mako Brimob, Veronica Tan Tak Khawatirkan Ahok

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim penggerak PKK DKI Jakarta, Veronica Tan Basuki. Tempo/Aditia Noviansyah

    Tim penggerak PKK DKI Jakarta, Veronica Tan Basuki. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kerusuhan di Rumah Tahanan Teroris Markas Korps Brimob Cabang Salemba di Kelapa Dua, Depok, pada Jumat sore, 10 November 2017, rupanya tidak membuat istri Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Veronica Tan, mengkhawatirkan kondisi suaminya.

    "Ibu Vero tidak cemas sama sekali karena para petugas juga sigap mengatasi kerusuhan itu," kata pengacara Ahok, I Wayan Sudirta, saat dihubungi Tempo, Ahad, 12 November 2017.

    Wayan juga memberi informasi mengenai kondisi terkini kliennya itu di Mako Brimob. "Pak Ahok dalam kondisi baik-baik saja, beliau sehat," kata Wayan.

    Menurut Wayan, kondisi Ahok saat terjadi kerusuhan baik-baik saja."Kami mengapresiasi profesionalitas dan kesigapan para petugas. Lagi pula Pak Ahok pun berada di blok berbeda dengan lokasi tempat kerusuhan terjadi," kata Wayan.

    Kerusuhan bermula setelah salat Jumat. Saat itu tahanan teroris dimasukkan ke dalam sel masing-masing dan diperiksa oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror. Seorang tahanan yang tidak disebutkan namanya tersebut tidak terima diperiksa, lantas mengucapankan kata-kata provokatif kepada petugas Tim Densus 88.

    Aksi provokatif tahanan kasus terorisme itu memancing petugas dan tahanan lainnya sehingga timbul keributan. "Ada tahanan yang sambil takbir keras-keras sehingga memancing tahanan blok sebelahnya," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto.

    Dari hasil penggeledahan, Densus 88 menyita empat unit telepon selular dari tahanan. “Ditemukan HP 4 unit milik Juhanda, Saulihun, Kairul Anam, dan Jumali," kata Rikawano. Sedangkan kondisi Ahok, aman dan tak terganggu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.