Setelah Kerusuhan di Rutan Mako Brimob, Ahok akan Dipindah?

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi memuat barikade di depan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Tempo/IMAM HAMDI

    Polisi memuat barikade di depan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Tempo/IMAM HAMDI

    TEMPO.CO, Depok - Insiden kerusuhan yang terjadi di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapadua, Depok, tidak memberi dampak apa pun kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.  “Lokasi kerusuhan kan beda blok,” kata pengacara BasukiI Wayan Sudirta, Ahad 12 November 2017. “Pak Ahok masih membaca dan menulis pas kejadian karena lokasinya blok berbeda.”

    I Wayan mengatakan, sistem keamanan di Rutan Mako Brimob sangat baik. Petugas menangani kerusuhan di blok khusus tahanan teroris itu secara cepat. “Jadi tidak sampai memberi dampak ke blok lain, termasuk sel tahanan Pak Ahok,” ujarnya.

    Baca:

    Ahok Tetap di Mako Brimob, Yasonna: Dia Itu Kontroversial

    Pascakerusuhan, situasi di Rutan Makob Brimob kembali normal. Tidak ada situasi yang dianggap mengancam keselamatan para tahanan. Karena itu, kata Wayan, tidak ada informasi tentang rencana pemindahan para tahanan. “Pak Ahok tidak akan dipindahkan, tahanan lainnya juga tidak ada rencana untuk pemindahan,” katanya.

    Kerusuhan di blok khusus tahanan teroris itu terjadi Jumat lalu. Seorang tahanan melakukan provokasi karena menolak diperiksa oleh petugas. Akibat insiden itu sejumlah fasilitas di rumah tahanan rusak. Misalnya saja pintu sel dan pintu pagar antarlorong blok dijebol. Sejumlah kaca jendela juga pecah berserakan. Kejadian ini tidak merembet ke ruang tahanan Ahok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.