Selasa, 11 Desember 2018

Anies Baswedan Putuskan Tutup Diamond Karaoke

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pintu masuk Diamond Karaoke, Tamansari, Jakarta Barat di Lantai 6 masih di buka. Diamond Karaoke tempat Indra J Piliang diringkus masih beroperasi seperti biasanya. 14 September 2017. Dewi/Tempo

    Pintu masuk Diamond Karaoke, Tamansari, Jakarta Barat di Lantai 6 masih di buka. Diamond Karaoke tempat Indra J Piliang diringkus masih beroperasi seperti biasanya. 14 September 2017. Dewi/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan menutup Diamond Karaoke di Taman Sari, Jakarta Barat. Tempat hiburan itu pernah ramai diberitakan setelah politikus Partai Golkar, Indra J. Piliang, ditangkap sedang pesta narkoba bersama dengan temannya. "Kami ingin serius mencegah peredaran narkoba. Begitu di situ ditemukan narkoba, tempat itu tidak bisa beroperasi," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa, 14 November 2017.

    Anies mengatakan keputusan itu diambil setelah ia menerima laporan pemeriksaan dari Satuan Polisi Pamong Praja. Dia akan bersungguh-sungguh menjalankan Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan. Peraturan tersebut menyebutkan pengelola tempat hiburan yang membiarkan peredaran, penjualan, dan pemakaian narkoba di tempatnya, akan dicabut izin usahanya.

    Baca: Diamond Karaoke Tempat Indra J. Piliang Diciduk Beroperasi Normal

    Perda tersebut dipertajam dengan peraturan gubernur yang menyatakan jika dua kali ditemukan narkoba, tempat hiburan malam tersebut harus ditutup. Penegasan ini disampaikan Anies agar pemilik tempat hiburan ikut bersungguh-sungguh mencegah peredaran narkotika. “Kami membutuhkan kerja sama semua pihak untuk memerangi narkoba," kata Anies. 

    Keterlibatan pemilik tempat hiburan dianggap penting karena peredaran narkotika sering terjadi di tempat-tempat itu. Anies merasa perlu mengambil langkah-langkah pencegahan, apalagi angka peredaran narkoba semakin meningkat dari waktu ke waktu. 

    Indra J. Piliang dan dua temannya ditangkap di Room Oval Diamond Karaoke Tamansari pada Rabu, 13 September 2017, sekitar pukul 19.30. Polisi menyita berang bukti alat isap sabu, plastik klip, dan korek api. Dari hasil tes urine dipastikan mereka positif menggunakan sabu.

    Djarot Saiful Hidayat, yang saat itu masih menjadi Gubernur DKI, menyatakan Diamond Karaoke disegel sambil menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Pencabutan izin Diamond Karaoke baru diputuskan saat ini oleh Gubernur Anies Baswedan.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.