Senin, 19 Februari 2018

Traveloka Jelaskan Keberadaan Bosnya Saat Aksi WO Ananda Sukarlan

Reporter:

Muhammad Nafi

Editor:

Untung Widyanto

Selasa, 14 November 2017 21:36 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Traveloka Jelaskan Keberadaan Bosnya Saat Aksi WO Ananda Sukarlan

    Konduktor Ananda Sukarlan memberikan penghormatan kepada penonton usai membawakan Small Town dalam konser orkes simfoni bertajuk Voyage to Marege di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, 31 Agustus 2017. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta – Manajemen Traveloka menjelaskan, Chief Technology Officer (CTO) Derianto Kusuma tidak hadir dalam acara Peringatan 90 Tahun Kolese Kanisius pada Sabtu malam, 11 November 2017, karena sedang perjalanan dinas. Dalam acara itu, Ananda Sukarlan sempat melakukan walk out.

    "Beliau berhalangan hadir dikarenakan sedang melakukan perjalanan dinas yang telah direncanakan beberapa bulan sebelumnya," kata Public Relation Manager Traveloka Busyra Oryza, Selasa, 14 November 2017.

    Penjelasan itu disampaikan Busyra karena tagar #UninstallTraveloka menjadi trending topic di Twitter pada Selasa.

    Di media sosial, berkembang kabar burung bahwa Derianto Kusuma, yang merupakan alumnus Sekolah Menengah Atas Kanisius, memberikan ucapan selamat kepada pianis Ananda Sukarlan.

    Pianis tersebut walk out dari ruangan ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato dalam acara Peringatan 90 Tahun Kolese Kanisius.

    Ananda memang memprotes panitia dengan melakukan walk out karena mengundang Anies. Dia menganggap figur Anies berlawanan dengan nilai pluralisme, yang diajarkan di Kolese Kanisius.

    Juru bicara Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Jakarta, Affan Alamudi, memberi klarifikasi bahwa Derianto tidak menghadiri acara tersebut karena sedang berada di Amerika.

    Dalam acara yang berlangsung di Kemayoran tersebut, Kolese Kanisius memberikan penghargaan kepada alumnus yang dianggap berprestasi dan menyumbangkan karya bagi bangsa.

    Penerima penghargaan itu antara lain Ananda Sukarlan (komponis serta pianis), Derianto Kusuma (pendiri Traveloka), Romo Magnis Suseno (tokoh Jesuit), Irwan Ismaun Soenggono (tokoh pembina Pramuka), dan Boenjamin Setiawan (pendiri Kalbe Farma).

    Dalam acara penerimaan penghargaan itu, Derianto diwakili ibunya.

    "Kami cukup kaget. Ini ada kebohongan-kebohongan. Mana mungkin dia bisa walk out. Di Indonesia juga enggak," kata Affan kepada Tempo, Selasa, terkait dengan WO Ananda Sukarlan.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.