Senin, 19 Februari 2018

Binatang TSI Dicekoki Miras, Pengelola: Kami Laporkan ke Polisi

Reporter:

Muhammad Sidik Permana (Kontributor)

Editor:

Ali Anwar

Rabu, 15 November 2017 11:26 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Binatang TSI Dicekoki Miras, Pengelola: Kami Laporkan ke Polisi

    Antrian mobil yang melihat rusa di Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Jawa Barat, 7 Juli 2016. Pengelola TSI mendekorasi area rekreasi dengan nuansa Idul Fitri. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Bogor - Manajemen Kebun Binatang Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Bogor, melaporkan pengunjung yang memberi minuman keras atau miras jenis anggur merah kepada sejumlah binatang ke polisi.

    "Pagi ini, sejumlah petugas keamanan kami sudah melaporkan pengunjung tersebut ke petugas Kepolisian Sektor Cisarua," kata Manajer Hubungan Masyarakat Taman Safari Indonesia (TSI) Yulius Suprihardo, Rabu, 15 November 2017.

    Menurut Yulius, tindakan tiga orang tersebut melanggar hak asasi hewan. "Perbuatan mereka sudah melanggar norma Animal Welfare, sehingga kami memutuskan menempuh jalur hukum," ucap Yulius.

    Yulius berujar, wajah pengunjung yang melakukan tindakan tidak terpuji dengan mencekoki miras beralkohol ke sejumlah hewan tersebut terlihat jelas dalam rekaman video yang diunggah di Instagram.

    "Wajah mereka kan terlihat jelas dalam video itu, jadi kami pun menunjukkan rekaman video itu kepada petugas kepolisian," tutur Yulius.

    Selanjutnya, kata Yulius, pihaknya menyerahkan proses hukum atas kejadian tersebut kepada kepolisian. "Kami serahkan kasus hukumnya kepada aparat berwenang, karena petugas keamanan kami sudah membuat laporan resmi ke polsek wilayah, yakni Polsek Cisarua," ucapnya.

    Menurut Yulius, dalam rekaman tersebut, terlihat tiga pengunjung TSI, salah satunya perempuan. Muda-mudi itu, ujar Yulius, awalnya memberi makan kepada sejumlah binatang, seperti zebra, kuda nil, dan rusa.

    "Mereka awalnya memberi makan wortel. Namun kemudian mereka mencekoki hewan-hewan ini dengan minuman keras," tutur Yulius. Video pengunjung memberi miras kepada sejumlah binatang yang diunggah akun Instagram @makrumpita menunjukkan, setelah mencekoki binatang-binatang menggunakan miras, mereka tertawa terbahak-bahak.

    Setelah mendapat laporan dan melihat tayangan video tersebut, kata Yulius, sejumlah petugas keamanan TSI langsung melakukan penyisiran dan pencarian, tanpa mengganggu kenyamanan pengunjung.

    "Sampai pukul 5 sore, petugas kami mencari pelaku ini. Ternyata mereka sudah tidak ada di area TSI dan keluar dari kawasan kebun binatang," ucap Yulius. Video pengunjung mencekoki sejumlah binatang dengan miras di TSI ini dikecam para netizen.

    M. SIDIK PERMANA


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.