Rekan Bisnis Sandiaga Uno Resmi Ditahan Polisi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno melambaikan tangan sebelum menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 23 Mei 2017. Sandiaga Uno diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Direktur Utama PT Duta Graha Indah (DGI), Dudung Purwadi atas kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RS Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana Tahun Anggaran 2009-2011 dan proyek pembangunan Wisma Atlet. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno melambaikan tangan sebelum menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 23 Mei 2017. Sandiaga Uno diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Direktur Utama PT Duta Graha Indah (DGI), Dudung Purwadi atas kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RS Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana Tahun Anggaran 2009-2011 dan proyek pembangunan Wisma Atlet. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Andreas Tjahjadi, tersangka kasus penggelapan tanah yang juga rekan bisnis Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, resmi ditahan selama 20 hari ke depan. Andreas dan Sandiaga dilaporkan ke polisi karena terlibat kasus sengketa tanah. 

    "Tersangka mengakui telah menjual dan menggunakan uang hasil jual tanah tersebut," kata juru bicara Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis, 16 November 2017.

    Andreas dan Sandiaga dilaporkan Fransiska Kumalawati Susilo ke Polda Metro Jaya atas dugaan penggelapan pada 8 Maret 2017. Fransiska menuturkan Andreas dan Sandiaga diduga telah melakukan penggelapan saat melakukan penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten, pada 2012.

    Baca: Kasus Penggelapan Tanah Yang Menyeret Sandiaga Uno Dihentikan?

    Menurut Argo, ada alasan subyektivitas penyidik dalam menahan tersangka. "Penyidik mempunyai alasan subyektivitas dalam menahan seorang tersangka karena dikhawatirkan akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan mengulangi perbuatannya," ucapnya.

    Sebelum menempuh jalur hukum, Fransiska menuturkan telah berupaya menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan bersama Andreas dan Sandiaga Uno. Upaya tersebut telah ditempuh sejak Januari 2016. Namun Fransiska menyatakan keduanya tak kunjung menyelesaikan masalah tersebut hingga akhirnya ia membuat laporan di kantor polisi.

    Infografis: Janji-janji Pasangan Anies-Sandi saat Kampanye Pilkada DKI 2017


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.