BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir di Area Jabodetabek Selatan

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hujan petir. Farmersalmanac.com

    Ilustrasi hujan petir. Farmersalmanac.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau akan potensi hujan lebat disertai petir di wilayah Jabodetabek selatan. Kepala Subbidang dan Analisis Iklim BMKG Adi Ripaldi mengatakan daerah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor berpotensi diguyur hujan disertai petir sejak siang hingga menjelang malam hari ini.

    "Wilayah Banten, DKI, dan Jawa Barat sudah memasuki musim penghujan," kata Adi ketika dihubungi Tempo lewat pesan pendek, Kamis, 17 November 2017. "Sehingga wilayah DKI dan sekitarnya akan diguyur hujan minggu-minggu ini."

    Baca: Prediksi Cuaca Jabodetabek, BMKG: Waspada Hujan Disertai Petir

    Terdapat pola tersendiri di Jakarta, yakni hujan akan lebih sering terjadi pada sore dan malam hari. Hal ini, menurut Adi, merupakan efek dari radiasi matahari dari pagi sampai siang di laut sekitar Jakarta. Jadi terjadi penguapan masif yang kemudian membentuk awan-awan matang untuk terjadi hujan.

    Namun, ucap Adi, tidak menutup kemungkinan hujan akan terjadi pada pagi hari. Angin monsun Asia yang mulai menguat membuat terjadinya belokan angin di Jakarta. Ini, ujar Adi, berakibat pada hujan dalam durasi yang lama dan konsisten selama beberapa hari. "(Hujan) bisa terjadi pada malam atau pagi hari meski sudah terjadi hujan sebelumnya," tuturnya.

    Menanggapi awal perubahan musim ini, BMKG mengimbau warga tetap waspada dan berhati-hati. Menurut Adi, peluang hujan lebat disertai angin kencang bisa terjadi kapan saja. Hal ini dapat berimbas pada pohon tumbang, banjir, atau genangan air. Perubahan suhu, yakni sejak pagi hingga siang panas terik, lalu terjadi hujan di sore hari, juga harus menjadi perhatian masyarakat. "Biasanya, itu sangat berpengaruh pada kondisi kesehatan masyarakat," kata Adi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.