Toyota Fortuner Celaka Yang Ditumpangi Setya Novanto Milik Siapa?

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Surat pernyataan jual-beli mobil Toyota Fortuner yang diduga dilakukan antara Alumuddin kepada Hilman Mattauch. Foto/Istrimewa

    Surat pernyataan jual-beli mobil Toyota Fortuner yang diduga dilakukan antara Alumuddin kepada Hilman Mattauch. Foto/Istrimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Mobil Toyota Fortuner hitam bernomor polisi B-1732-ZLO yang ditumpangi Ketua Dewan Perewakilan Rakyat Setya Novanto mengalami kecelakaan tunggal di Permata Hijau, Jakarta Barat, Kamis, 16 November 2017, pukul 18.35.

    Kepemilikan mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi tersangka kasus dugaan mega korupsi kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP itu sempat menjadi misteri. Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi, sempat menyebutkan bahwa mobil tersebut milik Setya Novanto.

    "Itu mobil beliau (Setya Novanto)," kata Fredrich di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Barat, Kamis, 16 November 2017. Namun, setelah itu beredar kabar bahwa mobil tersebut adalah milik Hilman Mattauch, wartawan Metro TV sekaligus pengemudi mobil saat insiden itu terjadi.

    Kepemilikan mobil tersebut oleh Hilman sempat meragukan. Sebab, beredar foto berisi surat pernyataan terkait kepemilikan mobil tersebut yang mengatasnamakan seorang pria bernama Aminuddin. Dalam surat itu, tertulis bahwa mobil jenis SUV milik Aminuddin tersebut telah dijual sejak 10 Mei 2017.

    Teka-teki terjawab setelah polisi memberi klarifikasi. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan mobil Toyota Fortuner itu adalah milik Hilman.

    “Dari pengakuan Hilman, mobilnya itu milik dia,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat, 17 November 2017. Argo mengatakan, mobil tersebut telah dibeli Hilman dari Aminuddin. Meski begitu, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)-nya masih atas nama Aminuddin.

    Setya Novanto mengalami kecelakaan ketika menumpangi mobil yang dikendarai Hilman itu pada Kamis, 16 November 2017, pukul 18.30. Mobil menaiki trotoar dan menabrak pohon dan tiang listrik. Penyebabnya adalah pengemudi yang kehilangan konsentrasi.

    Akibat insiden itu, mobil tersebut mengalami beberapa kerusakan, yakni kap mesin penyok, pelek roda ban depan pecah dan rusak, serta kaca samping kiri dan bagian tengah pecah. Setya Novanto juga dilarikan ke Rumah Sakit Medika, Permata Hijau, karena menderita luka di bagin kepala.

    Setya Novanto menghilang saat hendak dijemput paksa oleh KPK pada Rabu, 15 November 2017. Dia saat itu tak ada di rumah meski petugas KPK menyatroni rumahnya hingga Kamis dinihari. Fredrich mengatakan saat itu Setya Novanto sedang ada keperluan ke luar kota. Setelah kembali, Setya berencana ingin datang ke pertemuan DPD Golkar.

    Namun ternyata, Setya Novanto mengalamui kecelakaan di kawasan Permata Hijau. Setelah dirawat du RS Medika Permata Hijau, perawatan Setya Novanto dipindhakan ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM).

    Sedangkan, mobil Toyota Fortuner hitam itu diamankan di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya di Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan. Di tempat yang sama, Hilman juga masih menjalani pemeriksaan terkait insiden yang mencelakai Setya Novanto itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.