Diundang Sandiaga Uno ke Balai Kota, Sutiyoso Kaget dan Terharu

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bersama mantan Gubernur DKI Jakarta, Letnan Jenderal purnawirawan Sutiyoso di Balai Kota DKI, 21 November 2017. TEMPO/Friski Riana

    Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bersama mantan Gubernur DKI Jakarta, Letnan Jenderal purnawirawan Sutiyoso di Balai Kota DKI, 21 November 2017. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengundang mantan Gubernur DKI, Sutiyoso, untuk makan siang di Balai Kota, Selasa, 21 November 2017. Mantan Kepala Badan Intelijen Negara itu kaget dan terharu saat masuk ke bekas ruang kerjanya.

    "Dari ruang tamu, terus masuk ke ruang kerja, mejanya masih itu,” katanya. “Kandang burung saya juga masih ada di situ, jadi terharu sekali melihat itu."

    Sepuluh tahun meninggalkan Balai Kota, Letnan Jenderal Tentara Nasional Indonesia purnawirawan itu tidak menemukan banyak perubahan. Terutama di ruangan kerja gubernur yang pernah ia tempati.

    Baca: Anies-Sandi Akan Jadikan Mantan Gubernur sebagai Penasihat

    Selagi melihat-lihat ruang kerja gubernur, Sutiyoso mendekati meja Gubernur Anies Baswedan. Kebetulan saat itu Anies tidak ada karena menghadiri sebuah acara di Bogor. Sandiaga kemudian meminta Bang Yos—sapaan akrab Sutiyoso—duduk di kursi Anies. "Aduh, rasanya masih jadi gubernur lagi gua, nih," ujar Sutiyoso.

    Sutiyoso menjabat Gubernur DKI menggantikan Soerjadi Soedirdja pada 6 Oktober 1997. Jabatan Gubernur DKI ke-14 itu dia pegang hingga 7 Oktober 2007.

    Sandiaga Uno mengucapkan terima kasih atas kedatangan Sutiyoso. Ia sengaja mengundang mantan gubernur itu untuk menjalin silaturahmi dengan pemimpin Jakarta sebelumnya. Dia berharap Sutiyoso memberi masukan untuk pemerintahan saat ini. "Banyak sekali yang Bang Yos sampaikan tadi, nostalgia, dan kebijakan-kebijakan yang Bang Yos berikan," ucap Sandi. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.