Minggu, 27 Mei 2018

Siap-siap, Suplai Air Bakal Terganggu Relokasi Pipa di Mampang

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PAM-Palyja

    PAM-Palyja

    INFO PALYJA - Sebagai bentuk dukungan terhadap program kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, PAM JAYA melakukan relokasi pipa yang menjadi asetnya di beberapa titik di Jakarta. Salah satunya pipa transmisi berdiameter 600 milimeter sepanjang 60 meter dan pipa diameter 400 milimeter sepanjang 40 meter, di Mampang. Relokasi dilakukan pada 25 November 2017 pukul 21.00 hingga 26 November 2017 pukul 11.00. 

    Bersama dengan mitra operator di bagian Barat Jakarta, yaitu PALYJA, PAM JAYA melakukan pekerjaan relokasi ini karena pipa tersebut terdampak pekerjaan proyek underpass yang saat ini sedang dikerjakan Pemprov DKI Jakarta.

    “Pipa diameter 400 milimeter dan 600 milimeter itu adalah kategori pipa transmisi besar, wilayah terdampaknya pun cukup luas. Karena itu, warga diharapkan untuk mengisi bak penampungan di rumah untuk persediaan selama pasokan terganggu” ujar Direktur Utama PAM JAYA Erlan Hidayat.

    Pekerjaan ini akan memberi dampak gangguan pasokan air di wilayah PALYJA pada 25 dan 26 November 2017. Suplai air kembali normal secara bertahap pada 26 November 2017 pukul 21.00. 

    Suplai air akan berkurang di beberapa kawasan, yakni Pancoran, Kebon Baru, Tebet Timur, Tebet Barat, Bukit Duri, Manggarai Selatan, Kampung Melayu, Kuningan Timur, Kuningan, dan Menteng Atas.

    PALYJA menyiagakan semua armada mobil tangkinya untuk mengantisipasi keadaan darurat, seperti rumah sakit dan rumah ibadah, untuk memasok air bersih ke beberapa wilayah.

    PAM JAYA dan PALYJA memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Para pelanggan dapat menghubungi call center PALYJA di nomor (021) 2997 9999 jika membutuhkan informasi lebih lanjut. Layanan ini tersedia selama 24 jam setiap hari, tujuh hari dalam seminggu, atau melalui website PALYJA www.palyja.co.id dan layanan pesan pendek (SMS) 0816725952. (*)


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Pendaki Mahasiswi Univesitas Parahyangan Gapai Seven Summits

    Pada 17 Mei 2018, dua mahasiswi Universitas Parahyangan, Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, menyelesaikan Seven Summits.