Polisi Evakuasi Mayat Perempuan yang Digerogoti Anjing

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jenazah. TEMPO/Suryo Wibowo

    Ilustrasi jenazah. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Depok - Anggota Kepolisian Sektor Beji Kota Depok mengevakuasi mayat perempuan bernama Asnawati, yang telah rusak sebagian karena digeroroti anjing peliharaannya. Asnawati yang bekerja sebagai penjaga kost ditemukan telah membusuk di dalam kamar, di Kost Puri Asih, Jalan Cengkeh, Pondok Cina, Beji.

    "Proses evakuasi Kamis malam, pas dapat laporan dari penghuni kost," ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Depok Ajun Komisaris Sutrisno kepada Tempo, Jumat, 24 November 2017.

    Pada saat ditemukan, kata Sutrisno, jenazah perempuan 54 tahun itu mulai membusuk. Kedua kakinya sudah dalam kondisi tidak utuh. "Tampak sebagian tubuh korban digerogoti  anjing peliharaannya sendiri," katanya.

    Baca: Ada Luka Sobek di Kepala Mayat Perempuan di Depan Kodim

    Menurut Sutrisno, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, Asnawati ditemukan penghuni kost dalam keadaan sudah tidak bernyawa dengan kondisi mengerikan. Posisi tubuh korban pada saat itu, telentang di atas tempat tidur dengan mengenakan daster hijau strip coklat.

    "Saat ada laporan masyarakat ada penemuan mayat anggota Polsek Beji dengan dipimpin Kapolsek Beji Komisaris Yenny Angreni Sihombing langsung ke lokasi TKP," ucapnya.

    Dugaan sementara polisi setelah meminta keterangan saksi, korban meninggal karena sakit. "Asnawati diketahui memiliki riwayat sakit Diabetes," tuturnya.

    Penghuni kost sudah tidak melihat Asnawati sejak Jumat, 17 November 2017. Selama ini korban memang tinggal sendirian di kamar. "Asnawati diperkiraan sudah meninggal lebih dari seminggu," ujarnya.

    Mayat perempuan yang telah digigit anjing peliharaannya itu, lantas dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, untuk divisum.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.