Polisi Tangkap 4 Pengedar Narkoba Jaringan Lapas Cipinang

Reporter:
Editor:

Suseno

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menunjukan barang bukti dan tersangka pengedar narkoba jaringan Lapas Cipinang. Minggu, 26 November 2017. TEMPO/Chitra Paramaesti.

    Polisi menunjukan barang bukti dan tersangka pengedar narkoba jaringan Lapas Cipinang. Minggu, 26 November 2017. TEMPO/Chitra Paramaesti.

    Tempo.co, Jakarta - Polisi menangkap empat tersangka pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi. Dari hasil penyelidikan diketahui, kelompok ini bagian dari jaringan pengedar di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang. “Dikendalikan oleh DS, narapidana di Lapas Cipinang,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Suwondo Nainggolan, Ahad, 26 November 2017.

    Tersangka yang ditangkap itu adalah HIM, MAS, MLY, dan seorang perempuan berinisial AF. Pengungkapan ini berawal dari penelusuran polisi terhadap peredaran sabu dan ekstasi yang dikendalikan oleh DS. Polisi kemudian menangkap AF dengan barang bukti 3 kilogram sabu.

    Selanjutnya polisi menangkap kekasih AF, yaitu HIM di Karang Tengah, Tangerang. Dari tangannya disita 14 kilogram sabu dan 17 ribu buti ekstasi. Kemudian secara berturut-turut dibekuk MAS dan MLY.

    Berdasarkan keterangan tersangka, mereka awalnya memiliki sabu 27 kilogram. Barang itu berkurang karena sudah dijual sebanyak 10 kilogram. "Sabu ini jenis premium, 1 kilogram harganya Rp 400 juta,” kata Suwondo. “Mereka sudah mengantongi Rp 4 miliar dari penjualan sebelumnya."

    Menurut Suwondo, narkoba itu dikirim dari Cina dan Taiwan. "Pemasoknya sama, kami sudah bekerja sama dengan kepolisian di Malaysia, Taiwan, juga Cina," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.