Rabu, 12 Desember 2018

Monas Untuk Reuni 212, Anies Baswedan Lempar Izin ke Polisi

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat memberi sambutan pada acara Tausiyah Kemerdekaan di area Monumen Nasional, Jakarta, 26 November 2017. TEMPO/ Wildan Aulia Rahman

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat memberi sambutan pada acara Tausiyah Kemerdekaan di area Monumen Nasional, Jakarta, 26 November 2017. TEMPO/ Wildan Aulia Rahman

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tidak mengurus soal izin teknis penggunaan Monumen Nasional atau Monas untuk acara Reuni Akbar 212 yanag direncakan berlangsung pada Sabtu, 2 Desember 2017.

    Anies Baswedan mengatakan persoalan izin kegiatan di Monas untuk acara itu adalah kewenangan polisi, bukan dirinya. "Saya enggak mengurus itu, itu kewenangan polisi," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 29 November 2017.

    Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan urusan Monas untuk acara reuni alumni 212 tersebut dia serahkan kepada Anies Baswedan. Namun tanggapan berbeda justru datang dari Anies yang mengatakan persoalan tersebut bukan urusannya.

    Beberapa hari lalu, Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis meminta kepada peserta reuni aksi 212 sebaiknya digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Alasannya, agar aman. Namun sepertinya, acara tersebut akan tetap digelar di Monas.

    Undangan dari panitia sudah tersebar di media massa dan media sosial, termasuk rundown acara. Di dalam undangan itu, Anies tertulis sebagai salah satu tokoh yang akan memberikan kata sambutan.

    Gubernur Anies Baswedan telah merevisi peraturan gubernur yang mengatur pemanfaatan kawasan Monas bagi kegiatan publik. Melalui Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 186 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 160 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Kawasan Monumen Nasional, Monas bisa digunakan lagi untuk kegiatan pendidikan, sosial, budaya, dan keagamaan.

    Aturan baru tersebut membuat Monas kini terbuka untuk kegiatan masyarakat. Pada era kepemimpinan sebelumnya, Gubernur Djarot Saiful Hidayat mengeluarkan pergub yang melarang Monas sebagai tempat untuk kegiatan budaya, pendidikan, sosial, dan agama, sejak 13 Oktober 2017.

    Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Maarif mengatakan akan mengerahkan sekitar satu juta umat untuk memeriahkan reuni akbar 212 sekaligus merayakan Maulid Nabi di Monas. Para alumni 212 yang memeriahkan tabligh akbar pada 2 Desember 2016 itu diagendakan akan mengawali acara dengan melaksanakan salat subuh berjamaah di Monas dan dilanjutkan dengan zikir serta pemberian santunan kepada anak yatim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Avengers End Game, Para Jagoan yang Selamat Menuju Laga Akhir

    Sejumlah jagoan yang selamat dari pemusnahan Thanos di Infinity War akan berlaga di pertarungan akhir di Avengers Infinity War.