Jenazah Bondan Winarno 'Maknyus' Dikremasi di Sentra Medika

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bondan Winarno, penulis dan pengamat makanan/ kuliner mencicipi nasi goreng di Jakarta, 7 Februari 2007. Bondan pernah menjadi penulis dan kolumnis di sejumlah media nasional seperti Tempo, Kompas, Sinar Harapan, Suara Pembaruan, Mutiara, dan Asian Wall Street Journal. Dok.TEMPO/ Nickmatulhuda

    Bondan Winarno, penulis dan pengamat makanan/ kuliner mencicipi nasi goreng di Jakarta, 7 Februari 2007. Bondan pernah menjadi penulis dan kolumnis di sejumlah media nasional seperti Tempo, Kompas, Sinar Harapan, Suara Pembaruan, Mutiara, dan Asian Wall Street Journal. Dok.TEMPO/ Nickmatulhuda

    TEMPO.CO, Bogor - Jenazah pakar kuliner Nusantara, Bondan Winarno dikremasi di Krematorium Rumah Sakit Sentra Medika, Cibinong, Kamis, 30 November 2017. Proses pengabuan dilakukan pada pukul 15.00. 

    Menurut rencana, proses pengabuan jenazah pria multitalenta itu dilakukan selama dua jam. "Keluarga masih menunggu jenazah dikremasi yang katanya selama dua jam," kata putra Bondan, Eliseo Raket Winarno, saat ditemui di Krematorium Sentra Medika, Kamis, 30 November 2017.

    Baca: Pesan Terakhir Bondan Winarno yang Mengejutkan

    Pihak keluarga menjalankan wasiat Bondan yang meminta jenazahnya dikremasi. "Ini permintaan beliau sebelum meninggal," ujarnya.

    Hujan deras mengiringi keberangkatan peti jenazah Bondan Winarno dari rumah duka, di Perumahan Sentul City, ke krematorium Sentra Medika, pada pukul 13.40.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.