Kata Anies Baswedan Soal Banjir Rob Hari Ini di Jakarta Utara

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir rob ini terjadi akibat siklus bulan purnama, menyebabkan air laut naik.

    Banjir rob ini terjadi akibat siklus bulan purnama, menyebabkan air laut naik.

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjelaskan banjir rob yang terjadi di daerah Pluit, Jakarta Utara, pada pukul 15.00 WIB kondisinya sudah kering.

    Anies Baswedan mendapatkan kabar terbaru mengenai kondisi banjir tersebut dari Walikota Jakarta Utara, Wahyu Haryadi melalui pesan singkat di WhatsApp.

    "Sudah kering di daerah Pluit. Tadi dikabari sama Walikota Jakarta Utara pas rapat," ujar Anies saat ditemui awak media di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Desember 2017.
    Baca : Curah Hujan Tinggi, Anies Baswedan Perintahkan Jajaran Siaga Bencana

    English version: Gov Anies Baswedan Will Reassess Jakarta Bay Reclamation Project

    Anies menjelaskan pihaknya akan terus memantau kondisi Jakarta Utara. Namun, saat ditanya apakah akan mendatangi lokasi, dia memilih bungkam.

    Banjir rob di daerah Muara Kapuk terjadi pada hari ini selama beberapa jam. Dari pantauan Tempo di lapangan pada siang hari, tanggul di bibir pantai yang setinggi dua meter, sudah tidak bisa menahan luapan air laut. Hal ini mengakibatkan pemukiman di sekitar bibir tanggul banjir.

    Menurut petugas Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) Pluit yang dihubungi Tempo, kejadian banjir rob di Jakarta Utara ini baru pertama kali terjadi. Sebelumnya, ketinggian air tidak pernah luber hingga masuk perkampungan.

    Baca juga: Anies Baswedan Setujui Bantuan Dana Parpol Naik 10 Kali Lipat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peta Bencana Sejumlah Sudut Banjir Jakarta di Akhir Februari 2020

    Jakarta dilanda hujan sejak dini hari Rabu, 25 Februari 2020. PetaBencana.id melansir sejumlah sudut yang digenangi banjir Jakarta hingga pukul 15.00.