Heboh Selebaran Intoleransi di Rajeg, Kepala Desa: Sudah Dicabut

Intoleransi dalam Berkeyakinan Meningkat

TEMPO.CO,Tangerang - Selebaran intoleransi yang mengatur ibadah bagi warga non muslim di Perumahan Bumi Anugerah Sejahtera Desa Rajeg, Kabupaten Tangerang, menjadi viral di media sosial. Selain dilarang mengalihfungsikan rumah sebagai tempat ibadah, selebaran itu juga tidak memperbolehkan warga non muslim mengundang tamu di luar perumahan, serta membawa pemuka agama.

Dalam selebaran yang ditandatangani enam ketua RT, ketua RW dan Kepala Desa Rajeg itu juga meminta jenazah agar dikebumikan dalam waktu 1x 24 jam. Selebaran yang viral di jejaring dunia maya itu juga meminta agar warga memberitahu pengurus RT atau RW tiga hari sebelum menggelar kegiatan.

Selebaran yang mencantumkan lambang Pemerintah Kabupaten Tangerang pada pojok kiri itu lalu ditandatangani Ketua RT 01 Rakhmat, Ketua RT 02 Slamet Purnomo, Ketua RT 03 Nur Wahid, Ketua RT 04 Yuki Nasuki, Ketua RT 05 Erwin Rahadi dan Ketua RT 06 Habibullah serta Ketua RW 06 sekaligus Kepala Desa Rajeg, Yanto Firmansyah.

Saat dihubungi Tempo, Yanto Firmansyah membenarkan aturan itu dibuat internal warga. "Sekarang sudah dicabut, itu aturan internal. Saya juga turut tanda tangan," kata Yanto, Kamis 7 Desember 2017. 

Menurut Yanto, pada Kamis siang digelar rapat di balai desa Rajeg yang dihadiri Kapolres Kota Tangerang, ada lebih 20-an warga berkumpul. "Intinya aturan itu tidak berlaku lagi, tolong ya diinfokan bahwa aturan itu sepihak. Saya juga tidak tahu sampai ramai di media sosial," kata Yanto.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar secara terpisah menanggapi selebaran intoleransi itu dengan hati-hati. Melalui pesan WhatsApp kepada Tempo, Zaki menulis," Tunggu hasil klarifikasi ya karena Pemkab tidak pernah menyarankan hal seperti itu. Ya sabar dulu agar infonya tidak menyesatkan nanti."






Kasus Intoleran di SMAN 52 Jakarta, Dinas: Satu Guru jadi Inisiator

41 hari lalu

Kasus Intoleran di SMAN 52 Jakarta, Dinas: Satu Guru jadi Inisiator

Sejumlah guru di SMAN 52 Jakarta diduga berupaya menjegal siswa nonmuslim maju di pemilihan Ketua OSIS


Sudin Pendidikan Jakarta Utara Minta Para Guru Bermain yang Jauh Agar Tak Bersikap Intoleran

44 hari lalu

Sudin Pendidikan Jakarta Utara Minta Para Guru Bermain yang Jauh Agar Tak Bersikap Intoleran

Para guru diminta bermain yang jauh agar tahu perkembangan di dunia luar sehingga tak bersikap intoleran.


Pemecatan Guru Terduga Intoleran di SMAN 52 Jakarta Masih Tunggu Putusan Disdik

44 hari lalu

Pemecatan Guru Terduga Intoleran di SMAN 52 Jakarta Masih Tunggu Putusan Disdik

Dua guru di SMAN 52 Jakarta diduga berupaya menjegal siswa yang beragama Kristen maju di pemilihan Ketua OSIS


Guru Pelaku Intoleransi di SMAN 52 Jakarta Dicopot dari Jabatan Wakil Kepala Sekolah

44 hari lalu

Guru Pelaku Intoleransi di SMAN 52 Jakarta Dicopot dari Jabatan Wakil Kepala Sekolah

Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara telah memeriksa dan membuat BAP terhadap dua guru SMAN 52 yang diduga bertindak intoleransi.


Dugaan Intoleransi di SMAN 52 Jakarta, Siswa Nonmuslim Dijegal di Pemilihan Ketua OSIS

44 hari lalu

Dugaan Intoleransi di SMAN 52 Jakarta, Siswa Nonmuslim Dijegal di Pemilihan Ketua OSIS

Politikus PDIP, Ima Mahdiah, mengatakan ia menerima laporan dugaan praktik intoleransi di SMAN 52 Jakarta dalam pemilihan Ketua OSIS.


Plt Wali Kota Bekasi Imbau Masyarakat Wariskan Nilai Pancasila kepada Generasi Muda

1 Oktober 2022

Plt Wali Kota Bekasi Imbau Masyarakat Wariskan Nilai Pancasila kepada Generasi Muda

Tri meminta orang tua dan guru untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila pada anak sejak usia dini.


3 Masalah yang Nadiem Minta Hilangkan di Perguruan Tinggi

26 Agustus 2022

3 Masalah yang Nadiem Minta Hilangkan di Perguruan Tinggi

Nadiem meminta agar para pemimpin perguruan tinggi memperhatikan tiga poin yang kerap menjadi masalah di kampus. Apa saja?


PDIP Catat Kasus Intoleransi Terjadi di 10 Sekolah, DKI: Kami Beri Sanksi Tegas

16 Agustus 2022

PDIP Catat Kasus Intoleransi Terjadi di 10 Sekolah, DKI: Kami Beri Sanksi Tegas

Pelanggaran intoleransi yang sudah terbukti bakal ditindaklanjuti dengan pemberian hukuman disiplin sesuai ketentuan yang berlaku.


Cerita Ketua RT Soal Putri Candrawathi dan Intoleransi di 10 Sekolah Jakarta Jadi Top 3 Metro

11 Agustus 2022

Cerita Ketua RT Soal Putri Candrawathi dan Intoleransi di 10 Sekolah Jakarta Jadi Top 3 Metro

Cerita Ketua RT soal Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo, dan berita PDIP dapat laporan intoleransi di 10 sekolah di Jakarta menjadi Top 3 Metro.


Intoleransi di 10 Sekolah Jakarta, Politikus PDIP Minta Harus Ada Sanksi Agar Tak Terulang

10 Agustus 2022

Intoleransi di 10 Sekolah Jakarta, Politikus PDIP Minta Harus Ada Sanksi Agar Tak Terulang

Ima Mahdiah meminta Kepala Dinas Pendidikan DKI Nahdiana untuk menyelesaikan masalah intoleransi di sekolah tersebut.