Senin, 19 Februari 2018

Berkas First Travel dan Kendaraan Diserahkan ke Kejaksaan Depok

Reporter:

Irsyan Hasyim (Kontributor)

Editor:

Untung Widyanto

Kamis, 7 Desember 2017 19:08 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Berkas First Travel dan Kendaraan Diserahkan ke Kejaksaan Depok

    Kuasa Hukum Bos First Travel Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, mengatakan agar gugatan kepailitan untuk First Travel ditangguhkan.

    TEMPO.CO, Depok - Polisi menyerahkan berkas penyidikan kasus penipuan jemaah umroh yang dilakukan First Travel ke Kejaksaan Negeri Depok pada Kamis, 7 Desember 2017.  Ikut diserahkan beberapa mobil kantor dan milik bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Hasibuan.

    Andika, Anniesa dan Kiki Hasibuan tiba di kantor Kejaksaan Negeri  Kota Depok pada Kamis siang.  Mereka ditemani kuasa hukumnya, , Rusdianto Matulatua.

    Baca juga: Bos First Travel Buat Surat Sanggup Bayar, Nasabah: Bohong Besar

    Mereka tiba diantar penyidik Bareskrim Mabes Polri dengan menggunakan mobil Kijang Innova warna hitam. Ketiganya menggunakan pakaian tahanan warna jingga, Anniesa memadukan dengan kerudung berwarna merah muda.

    “Untuk barang bukti seperti surat tanah sudah diserahkan bersamaan dengan berkas acara,” kata Rusdianto.  Selain itu juga barang bukti fisik yang bergerak.

    Rusdianto berharap  gugatan kepailitan untuk First Travel ditangguhkan. Konsekunsi dari tidak dipailitkannya First Travel maka seluruh jamaah akan diberangkatkan.

    “Restruktrurisasi perusahaan First Travel akan dilakukan,” katanya.

    Rusdianto mengklaim  ada beberapa investor dan kreditor yang ingin menyuntikan dana ke First Travel. Mereka hanya butuh kepastian hukum sebelum melakukan kerja sama.

    “Sudah pembicaraan sebelum perjanjian kerja sama untuk memberangkat jemaah dilakukan,”  katanya.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    Sasaran Strategis Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan meliputi kualitas, potensi, kesimbangan sumber daya hutan dan lingkungan hidup.