Wabah Difteri Merajalela, Ruang Isolasi RSUD Tangerang Penuh

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan pemeriksaan pasien suspect penyakit Difteri yang baru masuk, di Ruang Isolasi Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang, Banten, 7 Desember 2017. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    Petugas melakukan pemeriksaan pasien suspect penyakit Difteri yang baru masuk, di Ruang Isolasi Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang, Banten, 7 Desember 2017. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Tangerang - Pasien difteri yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang terus bertambah. Hal ini menyebabkan ruang isolasi rumah sakit daerah itu penuh karena hanya dapat menampung 11 pasien.

    "Total pasien difteri yang dirawat di ruang isolasi saat ini berjumlah 11 orang, sudah penuh," ujar Kepala Bagian Humas RSUD Kabupaten Tangerang Ade Yudi Firmansyah kepada Tempo, Senin, 11 Desember 2017.

    Yudi mengatakan kapasitas ruang isolasi RSUD Kabupaten Tangerang hanya 11 tempat tidur. Menurut dia, ruang isolasi penuh sejak Minggu malam, 10 Desember 2017.

    Baca: KLB Difteri, 500 Ribu Warga Jakarta Utara Divaksin Besok

    "Pada Sabtu, 9 Desember, kami menerima lima pasien difteri, sedangkan yang masih dirawat di ruang isolasi enam pasien," tutur Yudi.

    Lima pasien difteri yang dilarikan ke RSUD Tangerang pada Sabtu dan Minggu lalu berasal dari Jakarta Barat, Tangerang Selatan, dan Kota Tangerang.

    RSUD Kabupaten Tangerang sejak Agustus hingga pekan kedua Desember ini telah merawat 40 pasien difteri, dua di antaranya meninggal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.