Lebih 1.500 Orang Akan Demonstrasi Pro Palestina di Kedutaan AS

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Aksi Bela Palestina yang digelar massa dari PKS melakukan di depan Kedutaan Besar Amerika, Jakarta, 10 Desember 2017. TEMPO/Amston Probel

    Suasana Aksi Bela Palestina yang digelar massa dari PKS melakukan di depan Kedutaan Besar Amerika, Jakarta, 10 Desember 2017. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Resor Jakarta Pusat Komisaris Besar Roma Hutajulu mengatakan hari ini akan ada demonstrasi pro-Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Aksi massa itu akan berjumlah lebih dari seribu orang.

    "Rencana 1.500," kata Roma saat dihubungi Tempo, Senin, 11 Desember 2017.

    Roma mengatakan demonstrasi nanti berasal dari Laskar Pembela Islam dan Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam. Aksi massa tersebut merespons langkah Presiden Amerika Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. 

    Demonstrasi mendukung Palestina ini telah berlangsung sejak Jumat, 8 Desember 2017. Massa dari tiga kelompok elemen masyarakat melakukan unjuk rasa yang mengecam keputusan Trump. Mereka berasal dari Partai Persatuan Pembangunan, Al Aqsa Networking, dan Nahdlatul Ulama.

    Baca: Demonstrasi Pro Palestina: Omzet Pedagang Mainan Jutaan Rupiah

    Sebelumnya, pada Ahad lalu, sekitar 4.000 orang menggelar Aksi Bela Palestina. “Hingga pukul 09.30, jumlah peserta mencapai 4.000 orang. Dalam surat pemberitahuan, peserta aksi adalah 10 ribu orang,” kata Roma saat ditemui di lokasi demonstrasi.

    Menurut Roma, personel yang diturunkan untuk menjaga unjuk rasa berjumlah 1.200 orang. Mereka merupakan personel gabungan dari Tentara Nasional Indonesia serta Kepolisian Republik Indonesia.

    Berdasarkan pantauan Tempo di lokasi, aksi demonstrasi bela Palestina itu berjalan tertib. Acara yang diinisiasi Partai Keadilan Sejahtera itu berjalan dengan penyampaian aspirasi di depan gedung Kedutaan Besar Amerika.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.