Banjir Jakarta, Parkiran di Basement Hollywood XXI Juga Terendam

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bioskop Hollywood XXI Jakarta tutup sementara karena kebanjiran dari atap bangunan, Senin, 11 Desember 2017. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Bioskop Hollywood XXI Jakarta tutup sementara karena kebanjiran dari atap bangunan, Senin, 11 Desember 2017. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir yang menggenangi Jalan Gatot Subroto, Kuningan, Jakarta, juga ikut merendam parkiran bioskop Hollywood XXI di area Hotel Kartika Chandra, Senin, 11 Desember 2017. Bahkan parkiran hotel di lantai dasar gedung bioskop terendam sebetis orang dewasa atau sekitar 20 sentimeter.

    Petugas parkir gedung Hollywood XXI, Fahmi, 30 tahun, mengatakan air hujan dari Jalan Gatot Subroto meluber ke area parkir mobil Hotel Kartika Chandra dan turun ke basement parkiran Hollywood XXI. "Bahkan di parkiran mobil depan Kartika Chandra banjir semata kaki," katanya, Selasa, 12 Desember 2017.

    Menurut Fahmi, biasanya banjir tidak pernah separah itu. Bahkan hujan kemarin membuat bioskop Hollywood XXI ditutup sementara karena air hujan yang tumpah dari atap ke dalam gedung. "Air baru berhenti mengalir setelah hampir sejam seusai hujan reda," ucapnya.

    Baca: Hujan 1 Jam, Banjir Setinggi Pinggang di Kolong Dukuh Atas

    Petugas keamanan Kartika Chandra, M. Sefriyanto, mengatakan banjir di sekitar kawasan hotel diduga karena ada saluran drainase yang tersumbat. "Sekarang semua saluran drainase sedang diperiksa satu-satu," ujarnya.

    Banjir Jakarta yang terjadi kemarin membuat genangan cukup tinggi di depan Hotel Kartika Chandra. Sefriyanto menuturkan hujan memang cukup deras. Bahkan drainase dengan kedalaman 1,5 meter luber akibat tidak bisa menampung air hujan. "Jadi airnya meluap ke mana-mana," tuturnya. "Ini baru pertama kali terjadi."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.