Kasus Video Porno Viral: Polisi Depok Beri Kabar Baru

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhammad Farkhan Gunawan, kekasih Hanna Anisa, melaporkan penyebar video berkonten pornografi yang memfitrnah dia dan Hanna ke Polres Kota Depok, Rabu, 1 November 2017. TEMPO/Irsyan

    Muhammad Farkhan Gunawan, kekasih Hanna Anisa, melaporkan penyebar video berkonten pornografi yang memfitrnah dia dan Hanna ke Polres Kota Depok, Rabu, 1 November 2017. TEMPO/Irsyan

    TEMPO.CO, Depok - Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Kota Depok Komisaris Putu Kholis Aryana mengatakan penyidikan penyebaran video porno yang viral pada akhir Oktober 2017 ada titik terang.

    Menurut Putu, video porno itu direkam pada 2015. Saat itu, Hafidz Amrullah dan Hana Anisa, masih menjalin hubungan. "Secepatnya kami akan gelar perkara," ujarnya kepada Tempo pada Selasa, 12 Desember 2017. "Mereka sudah akui video tersebut."

    BacaPolisi Depok Buru Penyebar Video Porno Alumnus UI 

    Di sisi lain, Putu melanjutkan, polisi mengalami kesulitan menemukan barang bukti telepon genggam yang dipakai merekam tersebut. Handphone dan memory card sudah berganti.

    "Hal itu menjadi kesulitan tersendiri bagi kami," katanya.

    Polisi harus mencari di mana barang-barang bukti tersebut setelah tak di tangan Hafidz. Pelaku penyebar video porno di dunia maya lebih mudah ditemukan jika ditemukan barang bukti. Putu tak menjelaskan bagaimana perkembangan perburuan pelaku oleh tim cyber.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.