Penganiayaan Gara-gara Korek, 2 Pemuda Tikam Penjual Nasi Goreng

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penganiayaan. siascarr.com

    Ilustrasi penganiayaan. siascarr.com

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan -Aparat Kepolisian Sektor Ciputat, Tangerang Selatan, menahan dua pelaku tindak kekerasan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap penjual nasi goreng.

    "Tadi pagi kejadiannya sekitar pukul 02.30 WIB di Jalan Cerdrawasih, Ciputat. Kedua pelaku bernama Indra, 29 tahun, dan Andri, 26 tahun, membacok korbannya bernama Mujiyono, 30 tahun, yang juga penjual nasi goreng," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Tangerang Selatan Ajun Komisaris Alexander, Kamis, 14 Desember 2017.

    Baca : Korban Persekusi Cikupa Hari Ini Resmi Menikah

    Dari pengakuan korban, menurut Alex, keduanya kesal karena tidak diberikan korek api saat ingin menyalakan rokok. Saat meminta korek, pelaku malah disuruh menyalakan api menggunakan bara di tempat pembakaran ayam.

    "Korbannya ini sudah tutup dagangan, lagi santai-santai sambil minum kopi dan memainkan telepon genggamnya di depan rumah saksi, lalu kedua pelaku datang menghampiri korban," ucapnya.

    Setelah menghampiri dan keinginan pelaku tak terwujud untuk meminjam korek api, pelaku kesal dan menikam leher korbannya menggunakan besi yang ujungnya sudah dipipihkan.

    "Saksi, yang juga kakak korban, mendengar suara keributan di depan rumah, lalu keluar dan melihat adiknya sudah bersimbah darah," ujarnya.

    Melihat adiknya bersimbah darah, kata Alex, kakak korban berteriak dan mengejar pelaku bersama warga lainnya sehingga kedua pelaku bisa tertangkap tidak lama setelah kejadian.

    "Di saat bersamaan, patroli tim Vipers Polsek Ciputat lewat dan melihat kejadian tersebut sehingga pelaku langsung digelandang ke kantor Polsek Ciputat untuk pemeriksaan lebih lanjut," tuturnya.

    Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti penganiayaan sudah diamankan guna pemeriksaan lebih lanjut. "Kedua pelaku kami cek urine juga untuk mengetahui mereka menggunakan narkoba atau tidak. Pelaku dikenakan Pasal 351 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman kurungan penjara selama lima tahun," kata Alex menambahkan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.